Dilansir Investopedia, faktor produksi asli adalah sumber daya dasar yang digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa dan keberadaannya tidak berasal dari proses produksi sebelumnya. Dalam ilmu ekonomi, faktor produksi asli umumnya terdiri dari sumber daya alam atau tanah dan tenaga kerja.
Disebut “asli” karena kedua faktor tersebut tersedia secara alamiah atau berasal langsung dari kemampuan manusia. Berbeda dengan modal dan kewirausahaan yang dikategorikan sebagai faktor produksi turunan karena terbentuk melalui proses ekonomi, investasi, pengalaman, maupun pengelolaan sumber daya.
Dalam praktik bisnis, faktor produksi asli menjadi fondasi penting sebelum kegiatan produksi dapat berjalan. Sebuah restoran, misalnya, membutuhkan bahan pangan dan air sebagai bagian dari sumber daya alam sekaligus tenaga kerja untuk mengolah bahan tersebut menjadi produk yang dapat dijual.
Begitu juga bisnis retail, manufaktur, pertanian, hingga jasa. Masing-masing membutuhkan kombinasi faktor produksi yang berbeda agar mampu menghasilkan nilai ekonomi.
Apa Saja Faktor Produksi Asli?
Secara umum, terdapat dua faktor produksi asli yang utama, yaitu sumber daya alam dan tenaga kerja.
1. Sumber Daya Alam atau Tanah
Dalam ilmu ekonomi, istilah tanah memiliki arti yang lebih luas daripada sebidang lahan.
Tanah mencakup berbagai sumber daya yang berasal dari alam dan dapat digunakan untuk mendukung proses produksi.
Contohnya:
- lahan;
- air;
- hutan;
- hasil pertanian;
- hasil perkebunan;
- bahan tambang;
- minyak bumi;
- gas alam;
- hasil laut;
- mineral.
Sumber daya tersebut dapat digunakan secara langsung ataupun diolah terlebih dahulu menjadi bahan baku.
Contoh Penggunaan Tanah dalam Bisnis
Pada bisnis pertanian, lahan digunakan untuk menanam komoditas.
Pada industri makanan, air, hasil pertanian, dan hasil peternakan dapat menjadi bahan baku produksi.
Sementara pada bisnis properti, tanah menjadi tempat berdirinya bangunan yang memiliki nilai ekonomi.
Karena jumlahnya terbatas, pemanfaatan sumber daya alam perlu dilakukan secara efisien agar tetap memberikan nilai ekonomi dalam jangka panjang.
2. Tenaga Kerja
Tenaga kerja adalah seluruh kemampuan manusia, baik fisik maupun pikiran, yang digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa.
Tenaga kerja tidak hanya berarti pekerja lapangan.
Dalam sebuah perusahaan, tenaga kerja dapat meliputi:
- kasir;
- staf gudang;
- koki;
- staf administrasi;
- tenaga penjualan;
- teknisi;
- desainer;
- analis;
- manajer;
- tenaga profesional lainnya.
Setiap tenaga kerja memberikan kontribusi sesuai keterampilan dan tanggung jawab masing-masing. Moka kasir merupakan salah satu aplikasi POS yang digunakan untuk mendukung operasional bisnis.
Tenaga Kerja Fisik
Tenaga kerja fisik mengandalkan kemampuan tubuh dalam menyelesaikan pekerjaan.
Contohnya:
- pekerja konstruksi;
- operator gudang;
- kurir;
- pekerja perkebunan;
- tenaga produksi.
Tenaga Kerja Intelektual
Tenaga kerja intelektual lebih banyak menggunakan kemampuan berpikir, menganalisis, merencanakan, atau memecahkan masalah.
Contohnya:
- akuntan;
- dokter;
- programmer;
- analis bisnis;
- manajer;
- konsultan.
Dalam operasional modern, keduanya sering saling melengkapi.
Mengapa Faktor Produksi Asli Penting?
Faktor produksi asli menjadi fondasi dari seluruh aktivitas produksi.
Tanpa sumber daya alam dan tenaga manusia, proses menghasilkan barang maupun jasa sulit dilakukan.
Menyediakan Bahan Dasar Produksi
Sebagian besar barang berawal dari sumber daya alam.
Contohnya:
kayu menjadi furnitur, kapas menjadi pakaian, biji kopi menjadi minuman, dan hasil pertanian menjadi berbagai produk makanan.
Bahan tersebut kemudian diproses menggunakan tenaga manusia serta dukungan teknologi.
Menjalankan Proses Produksi
Tenaga kerja mengubah sumber daya menjadi sesuatu yang memiliki nilai tambah.
Sebagai contoh, biji kopi belum memiliki nilai yang sama dengan secangkir kopi yang siap disajikan kepada pelanggan.
Di dalam prosesnya terdapat:
- petani;
- pengolah;
- distributor;
- barista;
- kasir.
Setiap pihak berkontribusi dalam menciptakan nilai ekonomi.
Menentukan Kapasitas Produksi
Jumlah dan kualitas faktor produksi dapat memengaruhi jumlah produk yang mampu dihasilkan bisnis.
Jika bahan baku tersedia tetapi tenaga kerja tidak mencukupi, produksi dapat terhambat.
Sebaliknya, jika tenaga kerja tersedia tetapi bahan baku habis, aktivitas produksi juga tidak dapat berjalan optimal.
Karena itu, perusahaan perlu menjaga keseimbangan antar faktor produksi. Peralatan seperti scanner, printer, dan laci uang termasuk alat kasir yang mendukung proses transaksi.
Fungsi Faktor Produksi Asli dalam Bisnis
Selain menjadi dasar kegiatan produksi, faktor produksi asli memiliki berbagai fungsi yang memengaruhi operasional perusahaan.
1. Menyediakan Bahan Baku
Sumber daya alam menjadi awal dari berbagai rantai produksi.
Contohnya:
- kopi untuk kedai;
- beras untuk restoran;
- kapas untuk industri tekstil;
- kayu untuk furnitur;
- logam untuk elektronik.
Ketersediaan bahan baku akan memengaruhi kapasitas dan kesinambungan produksi.
2. Menjadi Tempat Berlangsungnya Aktivitas Bisnis
Tanah juga menyediakan lokasi untuk menjalankan kegiatan ekonomi.
Misalnya:
- lahan pertanian;
- gudang;
- pabrik;
- toko;
- restoran;
- pusat distribusi.
Pemilihan lokasi dapat memengaruhi biaya, akses pelanggan, hingga proses distribusi.
3. Menghasilkan Barang dan Jasa
Tenaga kerja mengubah sumber daya yang tersedia menjadi barang atau jasa yang memiliki nilai jual.
Mesin memang dapat melakukan otomatisasi, tetapi manusia masih memiliki peran dalam:
- mengoperasikan sistem;
- merencanakan kegiatan;
- mengawasi proses;
- melakukan evaluasi;
- mengambil keputusan.
4. Menciptakan Nilai Tambah
Faktor produksi tidak berhenti pada menghasilkan produk.
Pengelolaan yang baik dapat meningkatkan nilai produk.
Contohnya, bahan makanan senilai Rp20.000 dapat diolah menjadi beberapa porsi menu yang menghasilkan nilai penjualan jauh lebih tinggi.
Perbedaan nilai tersebut muncul dari proses pengolahan, tenaga kerja, pelayanan, serta strategi bisnis.
5. Menjadi Sumber Pendapatan
Pemilik faktor produksi dapat memperoleh balas jasa ekonomi.
Tanah dapat menghasilkan:
- sewa;
- hasil pertanian;
- hasil perkebunan.
Sementara tenaga kerja mendapatkan pendapatan dalam bentuk:
- gaji;
- upah;
- honorarium;
- komisi.
6. Mendukung Pertumbuhan Ekonomi
Ketika sumber daya alam dan tenaga kerja dimanfaatkan secara produktif, aktivitas produksi akan meningkat.
Produksi dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, mendorong konsumsi, serta menciptakan aktivitas ekonomi baru. Software kasir membantu mencatat penjualan, stok, dan laporan secara otomatis.
Contoh Faktor Produksi Asli dalam Berbagai Bisnis
Penerapan faktor produksi asli dapat berbeda tergantung jenis usaha.
Faktor Produksi Asli pada Bisnis F&B
Sebuah restoran membutuhkan:
Sumber Daya Alam
Contohnya:
- beras;
- daging;
- sayuran;
- air;
- rempah;
- hasil laut.
Tenaga Kerja
Contohnya:
- koki;
- pelayan;
- kasir;
- staf gudang;
- kepala restoran.
Kombinasi faktor tersebut digunakan untuk menghasilkan menu dan pelayanan kepada pelanggan.
Faktor Produksi Asli pada Bisnis Retail
Bisnis retail memang tidak selalu menghasilkan produk sendiri, tetapi tetap membutuhkan faktor produksi.
Sumber Daya
Produk yang dijual tetap berasal dari suatu proses produksi yang menggunakan sumber daya alam.
Selain itu, toko membutuhkan lokasi untuk menjalankan operasional.
Tenaga Kerja
Bisnis retail membutuhkan:
- kasir;
- staf toko;
- staf gudang;
- supervisor;
- staf pembelian.
Tenaga kerja memastikan produk tersedia dan pelanggan dapat melakukan transaksi dengan baik.
Faktor Produksi Asli pada Bisnis Manufaktur
Industri manufaktur menggunakan faktor produksi dalam skala yang lebih kompleks.
Misalnya perusahaan furnitur menggunakan:
- kayu;
- air;
- bahan alam lainnya;
- operator produksi;
- staf pengendalian kualitas;
- staf gudang.
Faktor tersebut kemudian digabungkan dengan modal seperti mesin dan pabrik.
Faktor Produksi Asli pada Pertanian
Pertanian merupakan contoh paling jelas.
Faktor produksinya meliputi:
- lahan;
- air;
- bibit;
- kondisi alam;
- petani;
- pekerja kebun.
Produktivitas sangat bergantung pada kualitas sumber daya tersebut.
Faktor Produksi Asli pada Bisnis Jasa
Meskipun tidak menghasilkan barang fisik, bisnis jasa tetap membutuhkan tenaga kerja sebagai faktor utama.
Contohnya salon membutuhkan:
- penata rambut;
- terapis;
- kasir;
- staf pelayanan.
Pada bisnis jasa, kemampuan dan keterampilan tenaga kerja bahkan dapat menjadi faktor paling menentukan terhadap kualitas layanan. Aplikasi kasir pintar memudahkan pemilik usaha memantau transaksi secara lebih efisien.
Karakteristik Faktor Produksi Asli

Faktor produksi asli memiliki karakteristik yang membedakannya dari faktor produksi lainnya.
Berasal dari Alam atau Kemampuan Manusia
Tanah tersedia dari alam, sedangkan tenaga kerja berasal dari kemampuan fisik dan intelektual manusia.
Tidak Diciptakan melalui Proses Produksi
Mesin dapat diproduksi.
Bangunan dapat dibangun.
Modal dapat dikumpulkan.
Namun tanah dan kemampuan dasar manusia tidak tercipta dari kegiatan produksi yang sama.
Jumlah Sumber Daya Alam Terbatas
Tidak semua sumber daya dapat ditambah dengan mudah.
Lahan, mineral, minyak, maupun sumber daya alam lainnya memiliki keterbatasan.
Oleh karena itu, pemanfaatannya perlu dilakukan secara efisien.
Kualitas Tenaga Kerja Dapat Dikembangkan
Meski tenaga kerja termasuk faktor produksi asli, kemampuan seseorang dapat ditingkatkan melalui:
- pendidikan;
- pelatihan;
- pengalaman;
- penggunaan teknologi.
Peningkatan kualitas tenaga kerja biasanya akan meningkatkan produktivitas.
Apa Itu Faktor Produksi Turunan?
Selain faktor produksi asli, terdapat faktor produksi turunan.
Faktor produksi turunan adalah faktor yang terbentuk melalui proses ekonomi dan digunakan untuk meningkatkan produktivitas faktor produksi asli.
Secara umum terdiri dari modal dan kewirausahaan.
Modal
Modal merupakan segala sumber daya buatan yang digunakan untuk membantu produksi.
Contohnya:
- mesin;
- komputer;
- kendaraan;
- bangunan;
- perangkat kasir;
- peralatan produksi;
- dana operasional.
Modal membantu bisnis meningkatkan kemampuan menghasilkan barang atau jasa.
Kewirausahaan
Kewirausahaan merupakan kemampuan mengorganisasi berbagai faktor produksi agar menghasilkan nilai ekonomi.
Pengusaha harus mampu mengatur:
- sumber daya;
- tenaga kerja;
- modal;
- strategi;
- risiko.
Tanpa pengelolaan yang baik, faktor produksi yang tersedia belum tentu menghasilkan keuntungan.
Perbedaan Faktor Produksi Asli dan Faktor Produksi Turunan
Perbedaan paling mendasar terdapat pada asal dan fungsinya.
Faktor Produksi Asli
Faktor produksi asli tersedia secara alamiah dan menjadi dasar produksi.
Contohnya:
- tanah;
- sumber daya alam;
- tenaga kerja.
Faktor Produksi Turunan
Faktor produksi turunan terbentuk melalui aktivitas ekonomi dan membantu meningkatkan produktivitas.
Contohnya:
- modal;
- teknologi;
- kewirausahaan.
Sebagai gambaran sederhana, sebuah kedai kopi membutuhkan kopi, air, dan tenaga barista sebagai faktor produksi asli.
Sementara mesin kopi, perangkat kasir, modal usaha, serta kemampuan pemilik mengelola bisnis merupakan faktor produksi turunan.
Keduanya harus bekerja bersama agar bisnis dapat berjalan.
Hubungan Faktor Produksi dengan Biaya Operasional
Setiap faktor produksi memiliki konsekuensi biaya.
Tenaga kerja menghasilkan biaya berupa upah.
Pemanfaatan tempat dapat menghasilkan biaya sewa.
Bahan baku menimbulkan biaya pembelian.
Modal menghasilkan biaya investasi dan perawatan.
Karena itu, bisnis perlu memahami berapa biaya yang digunakan untuk menghasilkan penjualan.
Jika biaya tidak tercatat dengan baik, pemilik usaha akan kesulitan mengetahui apakah operasional benar-benar menghasilkan keuntungan.
Contohnya, sebuah restoran memiliki penjualan Rp100 juta dalam satu bulan.
Angka tersebut belum menunjukkan keuntungan.
Pemilik tetap harus menghitung:
- bahan baku;
- gaji;
- sewa;
- listrik;
- biaya operasional lainnya.
Barulah bisnis dapat mengetahui hasil sebenarnya.
Faktor Produksi dan Produktivitas Bisnis
Memiliki sumber daya yang banyak tidak otomatis membuat bisnis produktif.
Produktivitas ditentukan oleh seberapa efisien sumber daya tersebut digunakan.
Optimalkan Penggunaan Bahan
Bisnis F&B dapat menggunakan data penjualan untuk mengetahui menu yang paling banyak dipesan.
Dengan demikian, pembelian bahan dapat disesuaikan dengan permintaan.
Pantau Produktivitas Tenaga Kerja
Bisnis perlu mengetahui kebutuhan tenaga kerja pada setiap periode.
Contohnya, kebutuhan staf pada akhir pekan dapat lebih tinggi dibandingkan hari kerja.
Hindari Persediaan Berlebih
Stok yang terlalu banyak dapat membuat modal tertahan.
Untuk produk dengan masa simpan pendek, risikonya bahkan lebih besar karena produk dapat rusak atau kedaluwarsa. Gunakan APK kasir untuk mengelola transaksi melalui smartphone atau tablet Android.
Gunakan Data sebagai Dasar Keputusan
Keputusan operasional sebaiknya tidak hanya berdasarkan perkiraan.
Riwayat transaksi dapat digunakan untuk mengetahui pola:
- penjualan;
- stok;
- jam ramai;
- produk terlaris.
Dengan demikian, penggunaan faktor produksi dapat disesuaikan dengan kondisi bisnis.
Peran Teknologi dalam Mengoptimalkan Faktor Produksi
Teknologi bukan faktor produksi asli, tetapi berperan besar dalam meningkatkan produktivitasnya.
Contohnya, sebelumnya toko membutuhkan pencatatan manual untuk mengetahui jumlah barang terjual.
Sekarang, sistem POS dapat mencatat transaksi secara otomatis.
Data tersebut kemudian dapat digunakan untuk membantu:
- memantau penjualan;
- mengevaluasi stok;
- melihat performa produk;
- mengelola cabang;
- mengambil keputusan operasional.
Teknologi membantu tenaga kerja menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat dan mengurangi aktivitas administratif yang berulang.
Kelola Operasional Bisnis Lebih Efisien dengan HelloBill by OttoDigital
Faktor produksi yang tersedia perlu dikelola dengan tepat agar benar-benar memberikan nilai bagi bisnis.
Bahan baku, tenaga kerja, stok, dan produk yang dimiliki akan lebih mudah dikendalikan jika transaksi operasional tercatat secara terstruktur.
HelloBill by OttoDigital hadir sebagai POS System yang dapat membantu bisnis mengelola aktivitas penjualan dan operasional secara lebih praktis.
Pencatatan Transaksi Lebih Terstruktur
Setiap transaksi tercatat secara digital sehingga bisnis tidak perlu hanya mengandalkan pencatatan manual.
Pengelolaan Produk dan Stok
Bisnis dapat mengelola data produk serta persediaan agar lebih mudah mengetahui kondisi barang dalam operasional.
Monitoring Penjualan
Data penjualan dapat digunakan untuk melihat performa produk dan menjadi dasar perencanaan stok maupun operasional berikutnya.
Mendukung Multi-Outlet
Untuk bisnis yang berkembang ke beberapa cabang, pengelolaan operasional secara terpusat membantu menjaga konsistensi antar lokasi.
Mendukung Efisiensi Operasional
Dengan aktivitas kasir dan data transaksi yang lebih tertata, tenaga kerja dapat lebih fokus pada pelayanan dan aktivitas bisnis lainnya.
Sebagai bagian dari OttoDigital, HelloBill dapat digunakan oleh bisnis F&B, retail, maupun berbagai jenis usaha yang membutuhkan POS System untuk mendukung operasional harian.
FAQ Seputar Faktor Produksi Asli
Apa yang Dimaksud dengan Faktor Produksi Asli?
Faktor produksi asli adalah sumber daya dasar yang tersedia secara alamiah atau berasal dari kemampuan manusia untuk digunakan dalam menghasilkan barang maupun jasa.
Apa Saja yang Termasuk Faktor Produksi Asli?
Secara umum terdapat dua faktor utama, yaitu:
- sumber daya alam atau tanah;
- tenaga kerja.
Mengapa Tanah Disebut Faktor Produksi Asli?
Tanah merupakan sumber daya yang tersedia dari alam dan tidak dihasilkan melalui kegiatan produksi manusia.
Dalam ekonomi, tanah juga mencakup air, hutan, mineral, hasil tambang, dan sumber daya alam lainnya.
Mengapa Tenaga Kerja Termasuk Faktor Produksi Asli?
Tenaga kerja berasal langsung dari kemampuan fisik maupun intelektual manusia yang digunakan untuk menjalankan proses produksi.
Apa Perbedaan Faktor Produksi Asli dan Turunan?
Faktor produksi asli berasal dari alam dan kemampuan dasar manusia, sedangkan faktor produksi turunan terbentuk melalui kegiatan ekonomi untuk meningkatkan produktivitas.
Apa Contoh Faktor Produksi Turunan?
Contohnya:
- modal;
- mesin;
- peralatan;
- teknologi;
- kewirausahaan.
Apa Contoh Faktor Produksi Asli dalam Bisnis?
Pada restoran, contohnya adalah bahan makanan dan tenaga kerja.
Pada pertanian, contohnya adalah lahan, air, dan petani.
Pada bisnis jasa, tenaga kerja menjadi salah satu faktor utama dalam menghasilkan layanan.
Faktor produksi asli adalah sumber daya dasar yang digunakan dalam menghasilkan barang atau jasa, terutama sumber daya alam atau tanah serta tenaga kerja.
Sumber daya alam menyediakan lokasi dan bahan yang dibutuhkan dalam produksi, sementara tenaga kerja menjalankan berbagai proses untuk mengubah sumber daya tersebut menjadi barang atau layanan yang memiliki nilai ekonomi.
Dalam praktik bisnis, faktor produksi asli tidak bekerja sendiri.
Perusahaan juga membutuhkan modal, kewirausahaan, teknologi, serta sistem pengelolaan yang membantu meningkatkan produktivitas.
Semakin besar skala bisnis, semakin penting pula pencatatan transaksi dan pengelolaan operasional yang terstruktur.
Melalui POS System HelloBill by OttoDigital, bisnis dapat membantu mengelola transaksi, produk, stok, serta penjualan dalam satu sistem yang lebih praktis.
Dengan data bisnis yang lebih tertata, pemilik usaha dapat mengambil keputusan operasional berdasarkan kondisi aktual dan memanfaatkan faktor produksi secara lebih efisien.


