Kuesioner Kepuasan Pelanggan – Lebih dari separuh profesional customer experience merasa customer satisfaction membaik dalam enam bulan terakhir. Namun di sisi lain, hanya sebagian kecil pelanggan yang merasakan hal serupa.
Bahkan, lebih dari separuh pelanggan justru menilai pengalaman mereka semakin memburuk. Kesenjangan persepsi ini menunjukkan satu hal penting yaitu bisnis sering merasa sudah melakukan yang terbaik, sementara pelanggan merasakan hal yang berbeda.
Di sinilah pentingnya benar-benar mendengarkan pelanggan bukan sekadar mengumpulkan data, tetapi mengajukan pertanyaan yang tepat dan relevan. Tanpa pemahaman yang akurat dari sisi pelanggan, keputusan bisnis berisiko dibangun di atas asumsi, bukan fakta.
Menyusun survei kepuasan pelanggan yang efektif bukan perkara asal bertanya. Ada seni dalam merancang pertanyaan agar pelanggan mau menjawab dengan jujur dan hasilnya bisa ditindaklanjuti.
Untuk membantu bisnis mendapatkan insight yang lebih akurat, kami merangkum 50 contoh pertanyaan kuesioner kepuasan pelanggan, lengkap dengan panduan menghindari kesalahan umum agar feedback yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan.
Apa Itu Kuesioner Customer Satisfaction?
Kuesioner Customer Satisfaction adalah alat untuk memahami sentimen pelanggan, baik secara mendalam di level individu (micro) maupun secara menyeluruh di level bisnis (macro).
Melalui kuesioner ini, bisnis dapat mengukur seberapa puas pelanggan terhadap produk atau layanan, kualitas layanan pelanggan, serta persepsi mereka terhadap brand secara keseluruhan.
Metode yang paling umum digunakan adalah Customer Satisfaction Score (CSAT), yaitu survei yang meminta pelanggan menilai pengalaman mereka melalui skala penilaian yang terstandar. Hasilnya memberikan metrik yang jelas, mudah dibandingkan, dan bisa dilacak dari waktu ke waktu untuk melihat tren kepuasan pelanggan.
Agar insight lebih komprehensif, CSAT sering dipadukan dengan metrik lain seperti Net Promoter Score (NPS®) dan Customer Effort Score (CES). Kombinasi ketiganya membantu tim bisnis mengidentifikasi apa yang sudah berjalan baik, di mana hambatan terjadi, serta area mana yang perlu diprioritaskan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
Dengan data yang tepat, survei kepuasan pelanggan tidak hanya menjadi laporan, tetapi dasar pengambilan keputusan yang berdampak langsung pada pertumbuhan dan loyalitas pelanggan.
Kenapa Kuesioner Kepuasan Pelanggan Penting?
Kuesioner kepuasan pelanggan membantu bisnis mengukur apakah produk, layanan, dan pengalaman yang diberikan benar-benar sesuai dengan ekspektasi pelanggan. Survei ini mengubah opini pelanggan menjadi data yang bisa dianalisis dan ditindaklanjuti.
Melalui pemantauan CSAT secara rutin, bisnis dapat mendeteksi perubahan tren, menemukan titik gesekan di customer journey, dan menentukan prioritas perbaikan yang paling berdampak. Dikombinasikan dengan NPS® dan CES, survei kepuasan memberi gambaran utuh tentang kepuasan, loyalitas, dan kemudahan pengalaman pelanggan.
Selain itu, survei juga berperan untuk memvalidasi keputusan bisnis mulai dari launching fitur, peningkatan layanan, hingga penyesuaian harga. Mengajak pelanggan memberi masukan dan menindaklanjutinya membantu membangun kepercayaan serta hubungan jangka panjang.
50 Contoh Kuesioner Kepuasan Pelanggan

Customer satisfaction survey akan jauh lebih berguna kalau pertanyaannya relevan dan mudah dijawab. Bukan sekadar kumpul data, tapi benar-benar membantu memahami apa yang dirasakan pelanggan dan apa yang perlu dibenahi.
Kombinasi pertanyaan umum dan pertanyaan yang spesifik ke industri akan memberi gambaran yang lebih utuh dan bisa langsung ditindaklanjuti.
Di bawah ini adalah kumpulan pertanyaan yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan bisnis, baik untuk cek kepuasan rutin, evaluasi layanan, maupun setelah ada perubahan produk atau proses.
A. Pertanyaan Kepuasan Umum
Cocok untuk melihat gambaran besar dan memantau tren kepuasan dari waktu ke waktu.
- Secara keseluruhan, seberapa puas Anda dengan pengalaman bersama [perusahaan]?
- Jika dinilai dari skala 1–10, seberapa puas Anda dengan [produk/layanan] kami?
- Apakah pengalaman Anda sesuai dengan ekspektasi awal?
- Seberapa besar kemungkinan Anda merekomendasikan [produk/layanan] kami ke orang lain?
- Hal apa yang paling Anda sukai dari pengalaman bersama kami?
- Menurut Anda, bagian mana yang masih bisa kami tingkatkan?
- Apakah Anda tertarik untuk menggunakan layanan kami kembali ke depannya?
- Ada pengalaman lain yang ingin Anda ceritakan atau masukan tambahan untuk kami?
B. Pertanyaan Berdasarkan Industri
1. Layanan Keuangan (Financial Services)
Di industri keuangan, kejelasan dan rasa aman sangat menentukan kepuasan.
- Seberapa puas Anda dengan proses pendaftaran atau onboarding kami?
- Apakah informasi produk dan layanan keuangan kami mudah dipahami?
- Apakah layanan yang kami berikan sesuai dengan kebutuhan finansial Anda?
- Seberapa mudah menyelesaikan transaksi atau permintaan melalui sistem kami?
2. Kesehatan (Healthcare)
Fokus pada komunikasi, kenyamanan, dan kualitas layanan.
- Seberapa puas Anda dengan pelayanan dari tenaga medis kami?
- Bagaimana penilaian Anda terhadap kebersihan dan kenyamanan fasilitas?
- Apakah proses pendaftaran atau penjadwalan berjalan lancar?
- Seberapa jelas informasi dan penjelasan yang Anda terima selama layanan?
3. Makanan & Minuman (Food and Beverage)
Menilai pengalaman secara menyeluruh, dari suasana sampai pelayanan.
- Seberapa puas Anda dengan kunjungan terakhir ke tempat kami?
- Apakah suasana dan kenyamanan tempat sesuai dengan harapan Anda?
- Bagaimana kualitas makanan dan minuman yang Anda pesan?
- Seberapa ramah dan responsif staf kami selama melayani Anda?
- Apakah ada menu atau pengalaman tertentu yang paling berkesan?
4. E-commerce
Menggali potensi hambatan di proses digital dan pengiriman.
- Seberapa mudah Anda menemukan produk yang dicari di website/aplikasi kami?
- Bagaimana pengalaman Anda saat proses checkout dan pembayaran?
- Apakah pesanan Anda tiba dengan kondisi dan kemasan yang baik?
- Seberapa puas Anda dengan kecepatan dan ketepatan pengiriman?
5. Pendidikan (Education)
Menilai efektivitas pembelajaran dan dukungan yang tersedia.
- Seberapa puas Anda dengan materi dan metode pembelajaran yang diberikan?
- Apakah akses ke materi dan sumber belajar sudah memadai?
6. Perhotelan (Hospitality)
Fokus pada kenyamanan, layanan, dan pengalaman menginap.
- Seberapa puas Anda dengan pengalaman menginap di tempat kami?
- Bagaimana kondisi kebersihan kamar selama Anda menginap?
- Apakah fasilitas yang tersedia sesuai dengan kebutuhan Anda?
- Bagaimana pengalaman Anda saat check-in dan check-out?
- Seberapa besar kemungkinan Anda merekomendasikan hotel kami ke orang terdekat?
7. Event
Menilai kelancaran acara dan pengalaman peserta.
- Seberapa puas Anda dengan acara yang baru saja dihadiri?
- Bagaimana kualitas komunikasi dari panitia sebelum dan selama acara?
- Apakah staf acara cukup membantu dan mudah dihubungi?
- Seberapa mudah Anda mendapatkan informasi terkait acara?
- Apakah ada momen acara yang paling berkesan menurut Anda?
- Apakah Anda tertarik untuk mengikuti acara kami di lain waktu?
8. Customer Support
Momen layanan pelanggan sering menentukan loyalitas.
- Seberapa puas Anda dengan cara tim kami berkomunikasi?
- Bagaimana kecepatan respon tim customer support kami?
- Apakah tim kami membantu menyelesaikan kendala Anda dengan baik?
- Apakah masalah yang Anda hadapi sudah terselesaikan?
- Secara keseluruhan, bagaimana pengalaman Anda dengan layanan pelanggan kami?
9. Website & Aplikasi
Mengukur kemudahan dan kenyamanan pengalaman digital.
- Seberapa puas Anda menggunakan website atau aplikasi kami?
- Apakah navigasi di website/aplikasi mudah dipahami?
- Apakah informasi yang Anda butuhkan mudah ditemukan?
- Bagaimana pengalaman Anda saat melakukan transaksi di platform kami?
- Apakah Anda mengalami kendala teknis? Jika iya, mohon jelaskan.
10. Harga & Nilai (Pricing & Value)
Menggali persepsi pelanggan soal harga dan manfaat.
- Seberapa puas Anda dengan harga [produk/layanan] kami?
- Menurut Anda, apakah manfaat yang Anda terima sebanding dengan harga yang dibayar?
Saatnya Mendengar Pelanggan dan Mengubahnya Jadi Aksi Nyata
Feedback pelanggan akan jauh lebih bernilai kalau langsung ditindaklanjuti dengan sistem yang tepat. Lewat ekosistem OttoDigital, Anda bisa menghubungkan Loyalty Program, Payment Gateway, dan POS System dalam satu alur yang saling mendukung.
Transaksi jadi lebih lancar, data pelanggan tercatat otomatis, dan program loyalitas bisa disesuaikan dengan perilaku belanja nyata bukan sekadar asumsi. Hasilnya, pelanggan merasa dihargai dan bisnis punya dasar data yang kuat untuk tumbuh.
Mulai kelola pembayaran, operasional, dan loyalitas pelanggan dalam satu sistem bersama OttoDigital agar setiap feedback benar-benar berdampak ke bisnis.



