Contoh Kewirausahaan – Indonesia adalah pasar yang unik. Jumlah penduduk besar ketiga di dunia hingga +290 juta penduduk diriset oleh worldmetrics, perilaku konsumen sangat beragam, dan adopsi digital tumbuh cepat tetapi tidak merata.
Banyak peluang bisnis muncul bukan dari contoh kewirausahaan yang “wah”, melainkan dari kebutuhan sehari-hari yang dieksekusi dengan rapi dan konsisten. Bisnis yang mampu scale biasanya bukan yang paling viral di awal, melainkan yang paling siap ketika permintaan meningkat.
Contoh Kewirausahaan
Berikut 25 contoh kewirausahaan yang realistis, punya permintaan nyata, dan berpotensi tumbuh besar jika dijalankan dengan strategi yang tepat.
1. Jasa Perawatan Rumah dan Properti Sewa
Contoh kewirausahaan yang pertama Di kota besar, banyak pemilik rumah dan kos tidak tinggal di properti yang mereka sewakan. Mereka butuh layanan rutin untuk memastikan kondisi bangunan tetap layak dan tidak rusak. Bisnis ini bisa mencakup pengecekan saluran air, listrik ringan, kebocoran, hingga kebersihan berkala.
Potensi scale muncul saat layanan dibuat berbasis langganan. Ketika klien sudah percaya, mereka jarang pindah vendor. Dengan sistem penjadwalan dan pencatatan yang rapi, bisnis ini bisa berkembang dari satu wilayah ke banyak area.
2. Cleaning Service Spesialis Apartemen dan Kantor Kecil
Apartemen dan kantor kecil tumbuh pesat di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali. Mereka membutuhkan layanan bersih yang konsisten, bukan sekadar murah. Banyak pengelola gedung justru mencari vendor yang bisa diandalkan dalam jangka panjang.
Bisnis ini scale-able karena bisa distandarkan. SOP jelas, jam kerja terukur, dan hasil mudah dinilai. Ketika kualitas stabil, ekspansi cukup dengan menambah tim dan area layanan.
3. Jasa Errand dan Personal Assistant Urban
Gaya hidup urban menciptakan permintaan untuk jasa yang menghemat waktu. Dari belanja bulanan, ambil paket, hingga urusan administrasi sederhana, semua bisa menjadi layanan bernilai tinggi jika dijalankan profesional.
Potensi scale muncul saat layanan dikemas sebagai paket langganan. Bukan sekadar “disuruh”, tetapi membantu klien mengatur hidupnya dengan lebih efisien.
4. Laundry Premium Berbasis Langganan
Laundry kiloan sudah terlalu umum. Namun laundry premium dengan fokus pada kecepatan, kerapihan, dan kepastian waktu punya pasar tersendiri terutama pekerja kantoran dan ekspatriat.
Model langganan mingguan atau bulanan menciptakan pendapatan stabil. Dengan manajemen operasional yang baik, bisnis ini bisa berkembang menjadi jaringan layanan di berbagai area.
5. Pet Care dan Pet Sitting Rumahan
Jumlah pemilik hewan peliharaan meningkat, terutama di kelas menengah. Banyak yang tidak nyaman menitipkan hewan di kandang. Mereka lebih memilih pet sitter yang datang ke rumah.
Bisnis ini scale-able lewat sistem keanggotaan dan jaringan sitter terverifikasi. Kepercayaan adalah aset utama, dan itu bisa dibangun lewat standar layanan dan transparansi.
6. Catering Harian untuk Kantor dan Tim Startup
Banyak kantor kecil tidak punya kantin, tapi butuh makan siang praktis. Catering harian dengan menu konsisten dan pengiriman tepat waktu menjadi solusi.
Potensi scale ada pada volume dan kontrak jangka panjang. Ketika klien puas, pergantian vendor sangat jarang terjadi.
7. Food Truck dengan Menu Tunggal yang Kuat
Food truck gagal bukan karena mobilnya, tapi karena menunya terlalu banyak. Satu menu yang kuat jauh lebih mudah diingat dan diulang.
Model ini bisa scale dengan menambah armada atau membuka cloud kitchen. Konsistensi rasa dan operasional jadi kunci.
8. Reseller Produk Niche dengan Komunitas
Menjual barang umum membuat margin tipis. Menjual produk niche seperti alat kopi manual atau perlengkapan hobi menciptakan loyalitas tinggi.
Ketika komunitas terbentuk, bisnis bisa berkembang ke produk turunan, edukasi, hingga event offline.
9. Kurator Produk UMKM Lokal
Banyak produk UMKM bagus tapi kalah di pemasaran. Bisnis ini berperan sebagai kurator yang memilih produk terbaik lalu menjualnya secara online.
Potensi scale muncul saat brand menjadi rujukan kualitas. Bukan sekadar toko, tapi platform kepercayaan.
10. Digital Marketing Agency
UMKM tidak butuh jargon, mereka butuh pelanggan. Agensi yang fokus ke hasil nyata kunjungan toko, chat masuk, transaksi akan lebih dihargai. Model retainer bulanan membuat bisnis stabil dan scalable. Contoh kewirausahaan ini mampu mendatangkan profit yang oke!
11. Konsultan Operasional UMKM
Banyak UMKM bingung bukan soal jualan, tapi soal operasional. Stok, kas, dan alur kerja sering berantakan. Bisnis ini scale-able lewat framework dan template. Satu solusi bisa dipakai ke banyak klien. Contoh kewirausahaan yang satu ini praktis
12. Jasa Pembukuan dan Laporan Keuangan
Pembukuan rapi bukan kebutuhan, tapi keharusan saat bisnis tumbuh. Banyak owner sadar pentingnya laporan saat ingin pinjam modal atau ekspansi. Model langganan membuat bisnis ini stabil dan berulang.
13. Manajemen Marketplace untuk Brand
Banyak brand tidak punya waktu mengurus marketplace. Layanan ini mencakup upload produk, optimasi iklan, dan laporan penjualan. Potensi scale besar karena satu tim bisa menangani banyak akun.
14. Fotografi Produk UMKM
Di pasar Indonesia, kualitas foto sering kali menjadi pembeda antara produk yang hanya dilihat dan produk yang benar-benar dibeli. Banyak UMKM memiliki produk bagus, tetapi gagal menjual karena visual yang kurang meyakinkan. Fotografi produk UMKM tidak perlu terlalu artistik, yang terpenting adalah jelas, rapi, dan mampu menampilkan nilai produk secara jujur.
Potensi scale muncul ketika layanan ini tidak berhenti di foto produk saja. Bisnis dapat berkembang ke pembuatan katalog digital, video pendek untuk marketplace, hingga konten media sosial. Dengan standar kerja dan paket layanan yang jelas, satu tim fotografer bisa melayani banyak UMKM secara paralel, terutama jika fokus pada volume dan konsistensi.
15. Kursus Online Skill Praktis
Pasar Indonesia sangat responsif terhadap pembelajaran yang langsung bisa dipakai. Skill seperti Excel untuk administrasi, keuangan UMKM, desain sederhana, atau basic digital marketing selalu dicari karena dampaknya terasa cepat. Peserta tidak mencari teori panjang, mereka mencari solusi untuk pekerjaan sehari-hari.
Model subscription atau cohort-based learning membuat bisnis ini berulang dan berkelanjutan. Ketika satu materi berhasil, materi lain bisa ditambahkan tanpa perlu membangun ulang audiens. Dengan sistem pembelajaran yang rapi, kursus online bisa berkembang dari satu instruktur menjadi platform edukasi.
16. Bimbingan Belajar Online Kurikulum Nasional
Pendidikan adalah pasar yang stabil dan tahan krisis di Indonesia. Orang tua rela berinvestasi selama melihat peningkatan nilai atau pemahaman anak. Bimbel online menghilangkan batasan lokasi dan memungkinkan pengajar menjangkau lebih banyak murid.
Potensi scale sangat besar ketika sistem sudah terbentuk. Materi terstandar, jadwal fleksibel, dan pengajar bisa direkrut secara bertahap. Bisnis ini juga mudah dikembangkan ke paket langganan, kelas intensif ujian, atau program khusus mata pelajaran tertentu.
17. Jasa Penulisan CV dan Profil Profesional
Persaingan kerja yang ketat membuat banyak kandidat sadar bahwa CV dan profil profesional bukan sekadar formalitas. Mereka butuh narasi yang tepat untuk menonjolkan nilai, pengalaman, dan potensi. Inilah celah bisnis yang kuat, terutama untuk fresh graduate dan profesional yang ingin naik level.
Bisnis ini sangat scale-able karena berbasis sistem. Template, alur review, dan checklist kualitas membuat satu tim kecil mampu menangani banyak klien. Dengan spesialisasi industri, harga layanan bahkan bisa meningkat seiring reputasi.
18. Agensi Konten untuk Brand Lokal
Banyak brand lokal tidak butuh konten viral, mereka butuh konten yang bisa menjual. Konten katalog, edukasi produk, dan promosi sederhana justru lebih dibutuhkan daripada konsep rumit. Agensi yang memahami kebutuhan ini akan lebih relevan bagi UMKM.
Model paket bulanan membuat pendapatan stabil dan mudah diprediksi. Dengan SOP produksi konten dan pembagian peran yang jelas, agensi bisa tumbuh dari tim kecil menjadi penyedia layanan konten untuk puluhan brand sekaligus.
19. Admin Online untuk UMKM
Saat bisnis mulai ramai, banyak owner kewalahan mengurus chat, pesanan, dan keluhan pelanggan. Admin online hadir sebagai solusi praktis agar pemilik usaha bisa fokus pada pengembangan bisnis, bukan operasional harian.
Bisnis ini scale-able karena berbasis SOP dan pelatihan. Satu admin bisa menangani beberapa toko dengan sistem yang tepat. Ketika permintaan meningkat, penambahan tim relatif mudah tanpa investasi besar.
20. Dropshipping dengan Kurasi Produk Lokal
Dropshipping sering gagal karena produk dijual tanpa seleksi. Di pasar Indonesia, konsumen semakin kritis terhadap kualitas dan kejelasan produk. Kurasi ketat membuat bisnis lebih berkelanjutan dan membangun kepercayaan jangka panjang.
Potensi scale muncul ketika brand berperan sebagai kurator, bukan sekadar penjual. Tanpa stok besar, bisnis bisa berkembang dengan menambah kategori produk dan memperkuat pemasaran. Terlebih lagi pada saat sell in dan sell out yang perlu diperhatikan.
21. Servis Elektronik
Harga gadget yang semakin mahal membuat banyak orang memilih memperbaiki daripada membeli baru. Servis elektronik ringan seperti ganti baterai, layar, atau perbaikan software selalu punya permintaan stabil.
Bisnis ini bisa scale dengan menambah layanan pickup & delivery dan sistem booking. Transparansi harga dan garansi menjadi kunci untuk membangun kepercayaan dan memperluas jangkauan pelanggan.
22. Detailing dan Servis Motor Panggilan
Motor adalah alat utama mobilitas di Indonesia. Layanan detailing dan servis panggilan menawarkan kenyamanan yang sangat dihargai, terutama di kota besar yang macet.
Potensi scale besar karena layanan bisa distandarkan. Dengan tim terlatih dan peralatan mobile, bisnis ini bisa berkembang ke berbagai wilayah tanpa perlu lokasi fisik permanen.
23. Event Organizer Skala Komunitas
Event tidak harus besar untuk menguntungkan. Workshop kecil, gathering komunitas, atau acara internal perusahaan justru lebih sering dan berulang. Pasarnya loyal dan berbasis relasi.
Bisnis ini tumbuh lewat reputasi dan rekomendasi. Dengan konsep yang konsisten dan eksekusi rapi, EO skala komunitas bisa berkembang menjadi mitra tetap berbagai organisasi. Seperti event organizer Jakarta yang bisa Anda ketahui lebih lanjut!
24. Merchandise Custom untuk Brand dan UMKM
Merchandise adalah alat promosi yang efektif jika dirancang dengan tepat. Banyak UMKM butuh vendor yang fleksibel untuk produksi kecil tapi rutin, bukan sekadar pesanan besar satu kali.
Potensi scale ada pada hubungan jangka panjang. Ketika UMKM berkembang, kebutuhan merchandise ikut meningkat. Bisnis ini juga bisa dikembangkan ke desain dan konsultasi branding.
25. Virtual Assistant untuk Owner dan Founder
Semakin banyak founder dan pemilik bisnis digital membutuhkan bantuan operasional ringan. Virtual assistant membantu mengelola jadwal, email, riset, hingga laporan sederhana, sehingga owner bisa fokus pada keputusan strategis. Contoh kewirausahaan terakhir ini bisa menjadi opsi.
Bisnis ini sangat scale-able melalui spesialisasi layanan. Dari admin umum, VA bisa berkembang ke VA keuangan, VA pemasaran, atau VA operasional, dengan nilai layanan yang semakin tinggi.
Saatnya Menyiapkan Bisnis untuk Tumbuh Lebih Besar
Contoh kewirausahaan dan eksekusi yang baik akan cepat terasa dampaknya saat bisnis mulai ramai. Agar pertumbuhan tidak terhambat, bisnis perlu sistem yang rapi sejak awal. Melalui ekosistem OttoDigital, Anda dapat mengintegrasikan Payment Gateway, POS System, dan Loyalty Program dalam satu alur yang saling terhubung.
Pembayaran jadi lebih cepat dan fleksibel, transaksi tercatat otomatis, serta pelanggan dapat dikelola dan dipertahankan lewat program loyalitas berbasis data. Hasilnya, bisnis tidak hanya berjalan, tetapi siap scale dengan keputusan yang lebih terukur.
Diskusikan kebutuhan bisnis Anda bersama tim OttoDigital dan bangun fondasi pertumbuhan sejak hari pertama.



