Hampir semua bisnis bisa merasakan dampak besar ketika menggunakan Aplikasi CRM yang tepat. Bukan hanya untuk menyimpan data pelanggan, CRM membantu perusahaan membangun hubungan yang lebih kuat dan mendorong pertumbuhan penjualan secara berkelanjutan.
CRM hadir dengan berbagai fungsi yang saling terhubung mulai dari mendukung aktivitas marketing, mengumpulkan dan menganalisis data pelanggan, menyederhanakan proses penjualan, hingga mengotomatisasi alur kerja.
Dengan sistem yang rapi, tim bisa bekerja lebih efisien, kolaborasi antar divisi meningkat, dan keputusan bisnis diambil berdasarkan data, bukan asumsi.
Lebih dari sekadar tools, CRM menjadi fondasi bagi bisnis yang berorientasi pada pelanggan. Perusahaan yang memahami pentingnya pendekatan customer-centric akan melihat CRM bukan sebagai opsi tambahan, melainkan kebutuhan untuk menjaga relevansi dan daya saing di tengah pasar yang semakin kompetitif.
Apa Itu CRM?
Dilansir monday.com, Customer Relationship Management atau CRM adalah platform yang membantu bisnis mengelola hubungan dan interaksi dengan pelanggan maupun prospek secara terpusat. Konsepnya sebenarnya sudah ada sejak lama bahkan sejak era 1950-an, ketika tim sales masih mengandalkan Rolodex untuk menyimpan kontak pelanggan. Bedanya, hari ini semuanya serba digital dan jauh lebih strategis.
CRM modern memungkinkan bisnis menyimpan dan mengelola berbagai interaksi pelanggan mulai dari percakapan, data kontak, hingga aktivitas penjualan dalam satu sistem. Tujuannya jelas: membangun hubungan yang lebih kuat, proses yang lebih rapi, dan pertumbuhan penjualan yang berkelanjutan.
Lebih dari sekadar alat untuk sales, CRM berperan sebagai hub lintas tim. Marketing, sales, hingga customer service bisa bekerja di atas data yang sama, dengan visibilitas yang transparan. Dengan memantau seluruh customer journey dalam satu platform, bisnis dapat mengidentifikasi pola, menyempurnakan proses, dan menghadirkan pengalaman yang lebih personal yang pada akhirnya meningkatkan kepuasan dan retensi pelanggan.
Manfaat CRM
Berikut fungsi utama CRM dalam mendukung operasional dan pertumbuhan bisnis:
- Melacak Interaksi Pelanggan di Semua Touchpoint
CRM mencatat seluruh interaksi pelanggan, mulai dari email, telepon, meeting, hingga media sosial. Semua riwayat tersimpan rapi dalam satu sistem, sehingga tim tidak bergantung pada ingatan atau catatan pribadi. - Mengelola Sales Pipeline Secara Terstruktur
CRM membantu memantau perjalanan lead dari prospek awal hingga closing. Setiap tahap terlihat jelas, sehingga peluang bisa ditindaklanjuti tepat waktu dan risiko kehilangan deal bisa ditekan. - Menyimpan dan Mengelola Data Pelanggan Terpusat
Semua data pelanggan informasi kontak, riwayat pembelian, preferensi, hingga catatan komunikasi tersimpan dalam satu database. Data ini menjadi fondasi pendekatan yang lebih relevan dan personal. - Mengotomatisasi Komunikasi yang Lebih Personal
Dengan fitur automasi, CRM memungkinkan pengiriman email beruntun, pengingat janji, hingga nurture campaign tanpa proses manual. Tim tetap personal, tapi jauh lebih efisien. - Menyediakan Laporan dan Analitik Penjualan
CRM menyajikan dashboard, laporan performa tim, tren pendapatan, dan tingkat konversi. Informasi ini membantu manajemen mengambil keputusan berbasis data, bukan asumsi. - Mendukung Strategi dan Eksekusi Marketing
CRM mempermudah segmentasi pelanggan dan pengelolaan kampanye marketing. Setiap kampanye bisa diukur efektivitasnya secara real-time, dari respons hingga konversi. - Mengelola Layanan dan Dukungan Pelanggan
CRM membantu mencatat tiket, memantau waktu penyelesaian, dan memastikan proses layanan berjalan konsisten. Hasilnya, pengalaman pelanggan lebih terjaga. - Membantu Sales Forecasting dan Evaluasi Kepuasan Pelanggan
Dengan data historis, pipeline, kuesioner kepuasan pelanggan, dan metrik retensi, CRM membantu memprediksi pendapatan serta memahami tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan ke depan.
Jenis-Jenis CRM
Tidak semua CRM diciptakan untuk kebutuhan yang sama. Setiap bisnis punya tantangan, struktur tim, dan tujuan yang berbeda itulah sebabnya memilih CRM tidak bisa asal ikut tren. Yang terpenting adalah memahami fungsi utama dari masing-masing jenis CRM dan menyesuaikannya dengan kebutuhan bisnis saat ini maupun rencana pertumbuhannya.
Berikut beberapa tipe CRM yang paling umum digunakan:
Inbound CRM
CRM jenis ini berfokus pada pendekatan inbound marketing. Tujuannya bukan sekadar menjual, tetapi membangun kepercayaan lewat konten, edukasi, dan thought leadership. Cocok untuk bisnis yang mengandalkan konten dan hubungan jangka panjang sebagai mesin pertumbuhan.
General CRM
Ini adalah CRM dengan fungsi dasar yang fokus pada peningkatan layanan pelanggan. Biasanya digunakan oleh bisnis yang ingin merapikan data pelanggan, riwayat interaksi, dan proses komunikasi tanpa kompleksitas berlebihan.
Fully Integrated CRM
CRM ini dirancang untuk mencakup seluruh siklus hidup pelanggan dari prospek, transaksi, transfer dana, hingga retensi. Semua interaksi pelanggan terhubung dalam satu sistem, menjadikannya pusat data dan aktivitas lintas tim.
Operational CRM
CRM operasional membantu mengelola aktivitas inti seperti penjualan, pemasaran, dan layanan pelanggan dalam satu platform. Cocok untuk bisnis yang ingin meningkatkan efisiensi proses dan mengurangi pekerjaan manual antar divisi.
Sales CRM
Jenis CRM ini secara khusus mendukung tim penjualan. Fokusnya pada pengelolaan pipeline, follow-up, dan seluruh titik interaksi pelanggan selama proses penjualan, agar peluang tidak terlewat dan konversi lebih optimal.
Memahami perbedaan ini akan memudahkan Anda memilih CRM yang benar-benar relevan, bukan sekadar lengkap fiturnya.
Selanjutnya, kita akan membahas berbagai contoh CRM terbaik yang dikelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaannya, agar Anda bisa menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
30+ Aplikasi CRM yang Perlu Anda Ketahui

Setiap CRM punya kekuatan berbeda. Yang penting bukan siapa yang paling lengkap, tapi siapa yang paling relevan dengan kebutuhan dan cara kerja bisnis Anda. Berikut aplikasi CRM yang bisa Anda ketahui:
1. HubSpot
HubSpot adalah aplikasi CRM yang dikenal kuat dalam membantu bisnis mengelompokkan pelanggan dan prospek berdasarkan kebutuhan dan perilaku mereka. Pendekatan ini membuat tim sales dan marketing bisa lebih fokus ke prospek yang paling potensial, bukan sekadar banyak data.
Cocok untuk: bisnis yang mengandalkan inbound marketing dan edukasi pelanggan.
Fitur utama: manajemen kontak, deal stage, dashboard harian, task management.
Mobile CRM: Ya
Harga: mulai dari USD 15/bulan
2. Zoho
Zoho unggul dalam pengelolaan lead dan kontak, serta menghubungkan proses marketing dan sales agar lebih sinkron. CRM ini cocok untuk bisnis yang ingin merapikan alur lead nurturing tanpa sistem yang terlalu kompleks hingga menurunkan churn rate di perusahaan.
Cocok untuk: bisnis yang ingin menumbuhkan pipeline secara konsisten.
Fitur utama: automasi sales, marketing automation, kolaborasi tim.
Mobile CRM: Ya
Harga: tersedia versi gratis hingga paket enterprise
3. Zendesk Sell
Zendesk Sell adalah aplikasi CRM yang dirancang untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan lewat komunikasi yang rapi. Fitur seperti email tracking, analitik panggilan, dan power dialer membantu tim sales bekerja lebih terukur dan efisien.
Cocok untuk: tim sales dengan aktivitas komunikasi tinggi.
Fitur utama: email intelligence, call analytics, activity reporting.
Mobile CRM: Ya
Harga: mulai dari USD 19/agent/bulan
4. Nextiva
Berbeda dari CRM lain, Nextiva menggabungkan email, chat, dan telepon dalam satu sistem. Ini mengurangi kebutuhan integrasi pihak ketiga dan mempercepat penanganan pelanggan.
Cocok untuk: bisnis yang ingin menyederhanakan komunikasi internal dan eksternal.
Fitur utama: VoIP, automasi alur kerja, customer journey mapping.
Mobile CRM: Ya
Harga: fleksibel sesuai ukuran bisnis
5. monday.com CRM
Monday CRM menawarkan fleksibilitas tinggi. Dengan template, automasi, dan tampilan drag-and-drop, sistem ini bisa disesuaikan dengan alur kerja hampir semua jenis bisnis.
Cocok untuk: bisnis dengan proses yang unik dan terus berkembang.
Fitur utama: pipeline management, dashboard kustom, automasi.
Mobile CRM: Ya
Harga: tersedia versi gratis hingga paket Pro
6. Scoro
Scoro tidak hanya fokus ke pelanggan, tapi juga ke pemanfaatan sumber daya tim. CRM ini membantu manajemen melihat kapasitas kerja secara real time dan membuat keputusan berbasis data.
Cocok untuk: perusahaan jasa dan project-based business.
Fitur utama: project timeline, Gantt chart, manajemen tugas.
Mobile CRM: Ya
7. Creatio
Creatio membantu bisnis membangun kampanye yang lebih tepat sasaran dengan pemahaman menyeluruh tentang perilaku pelanggan. Komunikasi bisa disesuaikan berdasarkan data, bukan asumsi.
Cocok untuk: bisnis dengan strategi marketing yang aktif.
Fitur utama: email marketing, lead management, field sales.
Mobile CRM: Ya
8. SugarCRM
SugarCRM berfokus pada peningkatan produktivitas tim layanan dan sales. Sistem ini membantu mengelola kasus pelanggan, membaca sentimen, dan memberikan pengalaman layanan yang konsisten.
Cocok untuk: bisnis dengan fokus kuat pada customer experience.
Fitur utama: case management, sales forecasting, integrasi sosial.
Mobile CRM: Ya
9. NetSuite
NetSuite memberi visibilitas menyeluruh terhadap pipeline dan performa penjualan. CRM ini banyak digunakan oleh perusahaan skala menengah hingga besar yang membutuhkan kontrol dan analitik mendalam.
Cocok untuk: enterprise dan bisnis dengan proses kompleks.
Fitur utama: sales forecasting, reporting, analitik.
Mobile CRM: Ya
10. Apptivo
Apptivo menonjol lewat dashboard performa yang membantu bisnis memahami kemenangan dan kegagalan penjualan. Insight ini memudahkan manajemen mengambil keputusan strategis.
Cocok untuk: bisnis yang ingin mengukur performa tim secara objektif.
Fitur utama: lead capture, win–loss analysis, invoicing.
Mobile CRM: Ya
11. Microsoft Dynamics 365
Dynamics 365 dirancang untuk bisnis yang ingin melihat perjalanan pelanggan secara utuh, dari awal hingga after-sales. Dengan dukungan artificial intelligence, CRM ini membantu personalisasi interaksi, upselling, hingga automasi layanan pelanggan dalam satu ekosistem.
Cocok untuk: perusahaan menengah–besar dengan proses lintas divisi.
Nilai utama: visibilitas end-to-end dan pengambilan keputusan berbasis data.
Mobile CRM: Ya
Harga: fleksibel sesuai modul
12. Work[etc]
Work[etc] menggabungkan CRM, project management, dan billing dalam satu sistem. Cocok untuk tim kecil yang ingin rapi tanpa banyak tools terpisah. Setiap interaksi pelanggan tercatat, dari lead masuk sampai proyek berjalan.
Cocok untuk: service business dan tim lean.
Nilai utama: efisiensi operasional dan kolaborasi tim.
Mobile CRM: Ya
13. Copper
Copper kuat di visualisasi sales pipeline. Semua progres bisa dipantau real-time, memudahkan manajer melihat bottleneck dan performa tim. Integrasinya dengan Gmail membuat CRM ini terasa ringan dipakai.
Cocok untuk: tim sales yang bergerak cepat.
Nilai utama: pipeline visibility dan quick ROI.
Mobile CRM: Ya
14. Streak
Streak memungkinkan Anda mengelola sales, support, hingga rekrutmen langsung dari Gmail. Tidak perlu pindah aplikasi, semua percakapan bisa dilacak sebagai pipeline.
Cocok untuk: founder atau tim kecil yang email-driven.
Nilai utama: kesederhanaan dan kecepatan eksekusi.
Mobile CRM: Ya
15. EngageBay
EngageBay unggul di sisi helpdesk. Tiket otomatis, live chat, dan pelacakan pelanggan membantu tim memberikan respons cepat dan personal, yang berdampak langsung ke konversi dan retensi.
Cocok untuk: bisnis yang mengandalkan layanan pelanggan.
Nilai utama: customer experience yang konsisten.
Harga: tersedia versi gratis
16. Insightly
Insightly membantu bisnis memetakan hubungan antar data: pelanggan, email, proyek, hingga partner. Semua terhubung dalam satu database sehingga tidak ada konteks yang hilang.
Cocok untuk: bisnis B2B dengan relasi panjang.
Nilai utama: transparansi dan kolaborasi lintas tim.
Mobile CRM: Ya
17. Agile CRM
Agile CRM mempermudah penanganan tiket dengan automasi cerdas. Tiket langsung diarahkan ke tim yang tepat, dengan notifikasi jika SLA terlewati.
Cocok untuk: bisnis dengan volume support tinggi.
Nilai utama: efisiensi dan kepuasan pelanggan.
Mobile CRM: Ya
18. Really Simple Systems
CRM ini membantu bisnis memahami performa marketing secara langsung: dari cost per lead hingga ROI. Semua aktivitas kampanye langsung tercatat di CRM.
Cocok untuk: bisnis yang fokus pada akurasi data.
Nilai utama: keputusan berbasis performa nyata.
Mobile CRM: Ya
19. Keap
Keap unggul dalam automasi proses berulang, mulai dari follow-up, invoicing, hingga pembayaran satu klik. Lead bisa bergerak otomatis sesuai perilaku pelanggan.
Cocok untuk: bisnis yang ingin scale tanpa menambah banyak SDM.
Nilai utama: produktivitas dan repeat revenue.
Mobile CRM: Ya
20. Capsule
Capsule memberi gambaran detail tentang performa sales: deal won/lost, durasi closing, hingga titik kebocoran pipeline. Data ini membantu manajemen memperbaiki strategi secara presisi.
Cocok untuk: owner dan manajer yang data-driven.
Nilai utama: kontrol dan optimasi penjualan.
Mobile CRM: Ya
21. Pipedrive
Pipedrive dirancang khusus untuk tim sales yang ingin prosesnya rapi dan terukur. Pendekatan activity-based selling membuat setiap langkah penjualan jelas siapa follow-up apa, kapan, dan di tahap mana. Hasilnya, performa tim lebih konsisten dan peluang tidak mudah bocor.
Cocok untuk: tim sales yang target-driven.
Nilai utama: visibilitas pipeline dan disiplin eksekusi.
Mobile CRM: Ya
22. Salesforce
Salesforce dikenal sebagai aplikasi CRM enterprise dengan kemampuan lead management yang sangat matang. Mulai dari lead scoring, routing, hingga forecasting, semuanya dirancang untuk mempercepat konversi dan memberi kontrol penuh pada manajemen.
Cocok untuk: perusahaan menengah–besar dengan proses kompleks.
Nilai utama: scalability, data depth, dan kontrol strategis.
Mobile CRM: Ya
23. Close
Close unggul untuk bisnis dengan banyak tim, produk, atau model penjualan. Tampilan multi-pipeline memudahkan manajer memantau performa dan menyusun proyeksi penjualan dengan lebih akurat.
Cocok untuk: bisnis dengan struktur sales yang beragam.
Nilai utama: fleksibilitas dan akurasi forecasting.
Mobile CRM: Ya
24. Freshworks
Freshworks (Freshsales) aplikasi CRM yang membawa artificial intelligence ke proses penjualan melalui Freddy AI. Dari lead scoring otomatis, chatbot, hingga insight deal, CRM ini membantu tim fokus ke peluang dengan potensi tertinggi.
Cocok untuk: bisnis yang ingin meningkatkan konversi tanpa menambah tim.
Nilai utama: efisiensi dan prediktabilitas pendapatan.
Harga: relatif kompetitif
25. Salesmate
Salesmate adalah aplikasi CRM yang membantu tim sales tetap terasa personal di setiap interaksi, tanpa kehilangan kecepatan. Email, pesan, telepon, feedback, dan follow-up bisa berjalan otomatis, tapi tetap relevan dengan konteks pelanggan.
Cocok untuk: bisnis yang mengandalkan relasi dan repeat deal.
Nilai utama: personalisasi yang scalable.
Mobile CRM: Ya
26. BIGContacts
BIGContacts adalah aplikasi CRM cocok untuk bisnis kecil menengah yang ingin CRM ringan tapi rapi. Semua data kontak, histori interaksi, dan kampanye email bisa diakses langsung lewat browser mobile tanpa perlu instal aplikasi. Sinkronisasi real-time membuat kerja lintas perangkat terasa mulus.
Nilai bisnis: praktis, cepat dipakai, dan minim learning curve.
Cocok untuk: tim sales dan marketing yang sering mobile.
Harga: gratis (100 kontak), berbayar mulai ±$9,99/user/bulan.
27. LeadSquared
LeadSquared aplikasi CRM kuat di pengelolaan lead dari berbagai channel web, email, hingga media sosial. Notifikasi instan dan automasi workflow membantu tim menindaklanjuti prospek tanpa delay. Fitur call tracking dari aplikasi juga meningkatkan produktivitas sales lapangan.
Nilai bisnis: konversi lebih cepat, pipeline lebih terkendali.
Cocok untuk: bisnis dengan volume lead tinggi.
Harga: mulai ±$30/user/bulan.
28. Prophet CRM
Prophet CRM aplikasi CRM yang terintegrasi erat dengan Outlook, memungkinkan sales mengelola kontak dan pipeline langsung dari email. Akses mobile membantu follow-up tetap jalan meski tidak di depan laptop.
Nilai bisnis: hemat waktu, cocok untuk tim yang email-driven.
Catatan: sinkronisasi Outlook kadang terasa berat.
Harga: mulai ±$55/user/bulan.
29. LogicBox
LogicBox adalah aplikasi CRM yang menonjol di manajemen vendor, order, dan inventori. Akses mobile memudahkan update data dan pemantauan performa vendor secara real-time, meski tahap awal setup butuh effort lebih.
Nilai bisnis: kontrol operasional dan supply chain.
Cocok untuk: bisnis dengan banyak vendor atau distribusi.
Harga: mulai ±$55/user/bulan.
30. Insightly
Insightly adalah aplikasi CRM yang membantu bisnis menjaga relasi pelanggan sekaligus merapikan proses penjualan dan proyek dalam satu platform. Semua data prospek, pelanggan, hingga progres proyek tersimpan terpusat, memudahkan kolaborasi lintas tim dan pengambilan keputusan berbasis data.
Cocok untuk: bisnis yang ingin scale tanpa ganti sistem di tengah jalan.
Nilai utama: CRM + project management dalam satu sistem.
Harga: mulai dari ±$30/pengguna/bulan.
31. Nimble CRM
Nimble adalah aplikasi CRM menonjol sebagai social CRM. Fokusnya bukan hanya data, tapi konteks hubungan menggabungkan email, kalender, dan media sosial agar tim bisa membangun relasi bisnis yang lebih relevan dan personal.
Cocok untuk: tim kecil–menengah yang aktif di email dan media sosial.
Nilai utama: relationship-driven CRM.
Harga: mulai dari ±$29,90/pengguna/bulan.
32. SuiteCRM
SuiteCRM adalah aplikasi CRM open-source yang menyediakan pandangan pelanggan 360°. Cocok untuk perusahaan dengan proses yang sangat spesifik dan ingin sistem yang bisa dikustomisasi secara mendalam.
Cocok untuk: bisnis yang butuh kontrol penuh dan fleksibilitas tinggi.
Nilai utama: fleksibel dan fully customizable.
Harga: mulai dari ±$50/bulan.
33. CapsuleCRM
CapsuleCRM adalah aplikasi CRM yang fokus pada hal penting seperti manajemen kontak, pipeline visual, dan tugas. Tidak rumit, cepat dipelajari, dan terintegrasi dengan alat bisnis populer.
Cocok untuk: tim kecil yang ingin CRM sederhana tapi tetap rapi.
Nilai utama: sederhana, praktis, dan terjangkau.
Harga: mulai dari ±$21/pengguna/bulan (tersedia versi gratis).
34. Less Annoying CRM
Sesuai namanya, Less Annoying CRM adalah aplikasi CRM yang hadir tanpa ribet. Fokus ke kebutuhan dasar CRM dengan antarmuka bersih dan minim setup. Langsung pakai sejak hari pertama.
Cocok untuk: solo entrepreneur dan micro team.
Nilai utama: simpel dan straightforward.
Harga: free trial 30 hari, berbayar mulai ±$15/pengguna/bulan.
Cara Memilih CRM yang Tepat untuk Bisnis Anda
Dengan ratusan pilihan CRM di pasar, memilih satu yang paling tepat memang tidak mudah. Kuncinya bukan mencari CRM yang paling populer, tapi yang paling relevan dengan kebutuhan dan arah bisnis Anda. Berikut enam langkah sederhana namun strategis untuk membantu pengambilan keputusan.
1. Definisikan Kebutuhan Bisnis
Mulai dari masalah nyata yang ingin Anda selesaikan. Apakah fokusnya meningkatkan layanan pelanggan, mendorong penjualan, atau merapikan proses marketing? Pertimbangkan juga ukuran tim, fitur wajib, batas anggaran, kebutuhan integrasi, kesiapan tim untuk belajar sistem baru, serta potensi scale ke depan.
2. Riset Opsi yang Tersedia
Manfaatkan jaringan profesional dan rekan industri untuk mendapatkan rekomendasi berbasis pengalaman langsung. Lengkapi dengan membaca testimoni pengguna di platform seperti G2 atau Capterra agar mendapat gambaran objektif tentang kelebihan dan kekurangan masing-masing CRM.
3. Keali Fitur
Cocokkan fitur CRM dengan kebutuhan yang sudah Anda tetapkan. Ikuti sesi demo dari vendor untuk melihat langsung cara kerja sistemnya. Di tahap ini, ajukan pertanyaan spesifik dan buat shortlist CRM yang benar-benar layak diuji lebih lanjut.
4. Testing
Gunakan free trial untuk merasakan pengalaman nyata memakai CRM tersebut. Libatkan tim yang akan menggunakannya sehari-hari dan bandingkan setiap opsi berdasarkan kriteria yang sudah disepakati sejak awal.
5. Feedback
Dengarkan pengalaman tim selama masa uji coba. Perhatikan aspek seperti kemudahan penggunaan, kurva belajar, dan apakah CRM tersebut realistis untuk mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
6. Ambil Keputusan
Bandingkan opsi terakhir berdasarkan fitur, biaya, masukan tim, serta kesesuaiannya dengan kebutuhan saat ini dan rencana ke depan. Jangan lupa mempertimbangkan faktor non-teknis seperti kualitas customer support, reputasi vendor, dan keberlanjutan produk.
Pastikan Bisnis Anda Benar-Benar Terhubung
CRM membantu Anda memahami pelanggan. Tapi pemahaman saja tidak cukup jika tidak terhubung langsung ke transaksi, operasional, dan loyalitas.
Di sinilah ekosistem OttoDigital melengkapi peran CRM Anda. Mulai dari Payment Gateway untuk memudahkan pembayaran, POS System untuk mencatat transaksi real-time, hingga Loyalty Program untuk menjaga pelanggan tetap kembali semuanya bisa berjalan berdampingan dengan CRM yang Anda gunakan hari ini.
Jadikan CRM bukan sekadar database, tapi pusat kendali bisnis. Diskusikan bagaimana OttoDigital bisa menghubungkan CRM, transaksi, dan pelanggan dalam satu alur yang rapi dan siap scale.



