Point of Sales Material

Strategi Point of Sales Material di Indonesia

Sebagian besar brand terlalu fokus bertarung di rak, di iklan, atau di media sosial. Padahal, banyak keputusan pembelian justru terjadi saat konsumen sudah di kasir. Produk sudah di tangan, antrean berjalan, pembayaran tinggal selangkah lagi. Pada momen inilah Point of Sales Material benar-benar bekerja.

POS Material bukan sekadar materi visual. Dalam praktik ritel, POS Material adalah alat pengaruh di detik terakhir tempat brand bisa mendorong impulse buying, menambah nilai transaksi, atau mengunci persepsi brand sebelum uang berpindah tangan.

Apa Itu Point of Sales Material?

Dilansir Crafrtedbypas, Point of Sales Material adalah seluruh media promosi yang ditempatkan di area terjadinya transaksi, seperti:

  • Kasir atau checkout counter
  • Meja pembayaran
  • Counter service
  • Bar top di bisnis F&B

Berbeda dengan Point of Purchase (POP) yang berperan saat konsumen masih memilih, POS Material bekerja ketika konsumen sudah siap membayar. Fokusnya bukan lagi edukasi panjang, tetapi dorongan keputusan akhir.

Kenapa POS Material Penting untuk Pengambil Keputusan Bisnis?

Bagi Business Owner, POS Material seharusnya dilihat sebagai bagian dari strategi penjualan, bukan sekadar biaya cetak.

POS Material berfungsi sebagai:

  • Pendorong penjualan tambahan melalui impulse dan add-on
  • Penguat brand experience di akhir perjalanan konsumen
  • Optimalisasi area kasir, salah satu ruang paling bernilai di toko
  • Sumber data, jika terhubung dengan sistem transaksi

POS Material yang tepat selalu punya dampak langsung ke revenue dan margin.

Jenis POS Material dan Perannya di Lapangan

Kenali juga beberapa jenis POS Material dan perannya:

Signage di Area Kasir

Di kasir, perhatian konsumen terbatas. Pesan yang efektif harus singkat, jelas, dan langsung ke manfaat. Signage kasir biasanya digunakan untuk promo cepat, bundling, atau penawaran terbatas yang relevan dengan produk yang sedang dibeli.

Counter Display Produk

Produk yang ditempatkan di kasir punya peluang besar dibeli tanpa perencanaan. Karena itu, counter display sangat umum digunakan oleh brand FMCG, minuman, dan produk grab & go.
Jika dipadukan dengan layar digital, pesan bisa disesuaikan dengan jam sibuk atau periode promo tertentu.

Brosur dan Leaflet

Untuk produk yang butuh penjelasan singkat seperti layanan berlangganan, produk finansial, atau upsell brosur di area kasir masih relevan. Praktik yang umum digunakan saat ini adalah mengarahkan pembaca ke landing page melalui QR Code.

Product Sampling

Mencoba produk sering kali menghilangkan keraguan. Di banyak aktivasi FMCG lokal, sampling di titik transaksi menghasilkan tingkat konversi yang jauh lebih tinggi dibanding aktivasi di area lain.

Voucher, Cashback, dan Kupon

Promo yang diberikan tepat saat pembayaran terasa lebih “nyata” bagi konsumen. Jika voucher tersebut tercatat di sistem POS, performa promo bisa dianalisis hingga ke tingkat transaksi.

Counter Mat

Media sederhana, tetapi hampir selalu terlihat. Saat konsumen meletakkan uang, kartu, atau ponsel, pesan di counter mat otomatis terbaca. Biaya rendah, durasi paparan tinggi.

Packaging Insert

Komunikasi tidak berhenti setelah transaksi selesai. Insert dalam kemasan—seperti kartu ucapan, promo lanjutan, atau referral efektif untuk mendorong pembelian ulang dan membangun loyalitas.

Manfaat Point of Sales Material bagi Bisnis

Point of Sales Material (POS Material) bekerja di momen paling krusial dalam perjalanan konsumen yaitu saat transaksi akan terjadi. Karena berada sangat dekat dengan keputusan pembelian, manfaat POS Material cenderung langsung terasa di penjualan dan pengalaman pelanggan.

Berikut manfaat utamanya dari sudut pandang bisnis dan manajemen.

1. Mendorong Impulse Buying

POS Material memanfaatkan situasi di mana konsumen sudah siap membayar. Pesan singkat, promo terbatas, atau penempatan produk yang tepat seringkali memicu pembelian tambahan tanpa perencanaan sebelumnya.

2. Meningkatkan Nilai Transaksi

Dengan menampilkan add-on, bundling, atau promo produk pendamping di area kasir, POS Material membantu meningkatkan average order value tanpa perlu menaikkan harga utama.

3. Menguatkan Persepsi dan Kepercayaan Brand

Pengalaman di kasir adalah penutup dari perjalanan belanja. POS Material yang rapi, konsisten, dan relevan memperkuat kesan profesional dan meningkatkan kepercayaan terhadap brand.

4. Mengoptimalkan Area Paling Bernilai di Toko

Area kasir adalah salah satu ruang termahal dalam ritel. POS Material memaksimalkan fungsi area ini sebagai media komunikasi penjualan, bukan sekadar tempat pembayaran.

5. Membantu Konsumen Mengambil Keputusan Cepat

Di lingkungan ritel yang penuh distraksi, POS Material menyederhanakan pilihan dengan menonjolkan manfaat, harga, atau promo yang paling relevan.

6. Mendukung Strategi Data dan Evaluasi Promo

Jika terhubung dengan sistem POS, POS Material memungkinkan bisnis mengetahui promo mana yang benar-benar menghasilkan transaksi, bukan hanya menarik perhatian.

Tips Membuat Point of Sales Material yang Efektif

POS Material yang baik bukan soal ramai atau mahal, tetapi soal tepat konteks dan tepat sasaran. Berikut beberapa prinsip praktis yang terbukti efektif di lapangan.

1. Fokus pada Satu Pesan Utama

Area kasir bukan tempat edukasi panjang. Pilih satu pesan paling penting promo, manfaat utama, atau call to action. Terlalu banyak pesan justru menurunkan efektivitas.

2. Gunakan Bahasa yang Sederhana dan Langsung

Hindari jargon pemasaran. Gunakan bahasa yang mudah dipahami dalam hitungan detik. Konsumen di kasir tidak membaca, tetapi menangkap makna secara cepat.

3. Pastikan Relevan dengan Situasi Transaksi

POS Material harus sesuai dengan apa yang sedang dibeli atau dibutuhkan konsumen. Promo yang tidak relevan akan diabaikan, seberapa menarik pun desainnya.

4. Perhatikan Penempatan dan Eye Level

Letakkan POS Material di area yang secara alami dilihat saat pembayaran: dekat mesin kasir, area peletakan uang atau kartu, dan jalur pandang antrean.

5. Jaga Konsistensi Desain Brand

Warna, font, dan gaya visual perlu selaras dengan identitas brand. Konsistensi membangun kepercayaan dan memudahkan brand dikenali, bahkan tanpa membaca logo.

6. Manfaatkan Material yang Tahan dan Rapi

POS Material yang cepat rusak atau terlihat kusam justru menurunkan citra brand. Pilih material yang sesuai dengan durasi campaign dan kondisi toko.

7. Gabungkan dengan Call to Action yang Jelas

Arahkan konsumen untuk melakukan satu tindakan sederhana: tambah produk, scan QR, atau manfaatkan promo. Tanpa arahan, pesan mudah terlewat.

8. Ukur dan Evaluasi Secara Berkala

POS Material yang efektif selalu diuji. Pantau dampaknya terhadap penjualan, basket size, atau produk tertentu. Hentikan atau perbaiki materi yang tidak memberikan kontribusi nyata.

Studi Kasus Brand Indonesia

Indomaret

Salah satu brand minuman lokal memanfaatkan counter display di kasir minimarket nasional, dilengkapi QR Code promo. Setiap transaksi tercatat langsung di sistem.

Hasil yang didapat:

  • Pembelian impulsif meningkat selama periode kampanye
  • Produk dengan performa terbaik cepat teridentifikasi
  • Promo bisa disesuaikan berdasarkan data, bukan asumsi

IndoPoint

Brand kopi Indonesia menempatkan table tent dan counter mat di kasir dengan pesan add-on menu dan program loyalti.

Dampak yang terlihat:

  • Average order value meningkat
  • Pendaftaran member bertambah
  • Biaya promosi lebih efisien dibanding Ads

Warung Kelontong

UMKM ritel menggabungkan signage promo dengan pencatatan otomatis melalui sistem POS. Setiap promo bisa ditelusuri kontribusinya terhadap penjualan harian.

Manfaat langsung:

  • Pemilik usaha tahu promo mana yang efektif
  • Keputusan stok lebih presisi
  • Margin lebih terkontrol

POS Material dan POS System

Tanpa sistem, POS Material hanya menghasilkan persepsi. Dengan POS System, POS Material menghasilkan data nyata.

Integrasi yang baik memungkinkan bisnis mengetahui:

  • Promo mana yang benar-benar menghasilkan transaksi
  • Jam dan lokasi paling efektif untuk aktivasi
  • Dampak langsung ke penjualan dan margin

Tren POS Material di Indonesia

Ritel Indonesia bergerak ke arah yang lebih cerdas dan terukur:

  • Pesan promosi berbasis data transaksi
  • Integrasi dengan loyalty dan kanal digital
  • Material yang lebih ramah lingkungan
  • Penawaran yang semakin relevan per segmen pelanggan

Integrasi POS System dengan OttoDigital

POS Material bukan dekorasi toko. POS Material adalah alat konversi di titik paling krusial saat keputusan pembelian benar-benar terjadi.

Agar dampaknya maksimal, POS Material perlu didukung sistem yang mampu mencatat, menganalisis, dan mengoptimalkan setiap transaksi. Di sinilah peran HelloBill menjadi relevan.

Dengan POS System dari HelloBill, bisnis tidak hanya menampilkan promo di kasir, tetapi juga:

  • Mencatat performa promo secara otomatis
  • Mengukur dampak POS Material ke penjualan
  • Mengambil keputusan berbasis data, bukan perkiraan

Jika tujuan bisnis adalah penjualan yang tumbuh, operasional rapi, dan keputusan yang terukur, POS Material dan POS System seharusnya berjalan beriringan bukan terpisah.

Hanya untuk Karyawan OttoDigital

Situs ini dibatasi hanya untuk karyawan OttoDigital. Pastikan Anda telah masuk dengan email OttoDigital Anda di browser untuk mengunjungi situs ini

Hanya untuk Karyawan OttoDigital

Situs ini dibatasi hanya untuk karyawan OttoDigital. Pastikan Anda telah masuk dengan email OttoDigital Anda di browser untuk mengunjungi situs ini