diskon adalah

Diskon Adalah: Pengertian, Rumus, Jenis, dan Strateginya

Dalam dunia bisnis dan keuangan, diskon adalah salah satu instrumen paling umum sekaligus paling strategis. Diskon tidak hanya berfungsi sebagai potongan harga, tetapi juga sebagai alat untuk memengaruhi keputusan pembelian, mengatur arus kas, hingga mendorong pertumbuhan penjualan secara terukur.

Namun, diskon yang tidak dirancang dengan tepat justru dapat merusak margin, menurunkan persepsi nilai, dan membentuk perilaku pelanggan yang tidak sehat. Karena itu, memahami konsep diskon secara menyeluruh menjadi penting, terutama bagi pengambil keputusan di level manajemen.

Diskon Adalah Apa?

Dilansir Cuemath, diskon adalah pengurangan harga dari harga awal (list price atau marked price) yang diberikan kepada pelanggan. Tujuannya bisa beragam, mulai dari menarik pelanggan baru, meningkatkan volume penjualan, hingga mempertahankan pelanggan lama.

Dalam konteks keuangan, istilah discounting juga digunakan untuk menjelaskan proses mengonversi nilai di masa depan menjadi nilai saat ini. Misalnya, uang Rp1 juta yang diterima 10 tahun lagi nilainya tidak sama dengan Rp1 juta hari ini. Konsep ini banyak digunakan dalam analisis investasi dan kebijakan jangka panjang.

Namun, dalam konteks operasional bisnis sehari-hari, diskon lebih sering merujuk pada potongan harga sebagai bagian dari strategi penjualan dan pemasaran.

Mengapa Diskon Penting dalam Bisnis?

Diskon memiliki peran yang lebih luas dari sekadar “murah”.

Pertama, diskon membantu menurunkan hambatan pembelian. Harga sering kali menjadi faktor utama yang menahan calon pelanggan. Diskon dapat menjadi pemicu keputusan, terutama pada pembelian pertama.

Kedua, diskon mendorong percepatan perputaran stok. Untuk produk dengan siklus hidup pendek atau stok menumpuk, diskon menjadi solusi yang efektif.

Ketiga, diskon berperan dalam retensi pelanggan. Jika dikemas dengan tepat—misalnya melalui program loyalitas diskon dapat memperkuat hubungan jangka panjang, bukan sekadar transaksi sesaat.

Istilah Penting dalam Diskon

Sebelum masuk ke perhitungan, ada beberapa istilah dasar yang perlu dipahami:

  • Harga Pokok (Cost Price): biaya produksi atau perolehan barang
  • Harga Daftar (List Price): harga awal sebelum diskon
  • Diskon (Discount): selisih antara harga daftar dan harga jual
  • Harga Jual (Selling Price): harga yang dibayar pelanggan

Memahami hubungan antar istilah ini penting agar diskon tidak menggerus profit tanpa disadari.

Rumus Diskon dan Cara Menghitungnya

1. Rumus Dasar Diskon

Diskon = Harga Daftar – Harga Jual

2. Rumus Persentase Diskon

Diskon (%) = (Diskon / Harga Daftar) × 100

Rumus ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar potongan harga dalam bentuk persentase.

Cara Menghitung Diskon Berdasarkan Persentase

Jika yang diketahui adalah persentase diskon, langkahnya sebagai berikut:

  1. Ubah persentase diskon menjadi desimal
  2. Kalikan harga daftar dengan angka desimal tersebut
  3. Kurangi hasilnya dari harga daftar untuk mendapatkan harga jual

Contoh Kasus

Harga daftar sebuah produk adalah Rp4.500.000 dengan diskon 40%.

  • Diskon (%) = 40% = 0,4
  • Nilai diskon = 0,4 × 4.500.000 = Rp1.800.000
  • Harga jual = 4.500.000 – 1.800.000 = Rp2.700.000

Artinya, pelanggan membayar Rp2.700.000 setelah diskon.

Apa Itu Discount Rate?

Discount rate atau tingkat diskon adalah besaran diskon yang dinyatakan dalam persentase. Ini memudahkan perbandingan antar promo dan membantu manajemen mengevaluasi dampaknya terhadap margin.

Rumus discount rate:
Diskon (%) = (Diskon / Harga Daftar) × 100

Contoh

Harga buku Rp50.000 dengan potongan Rp10.000.

Diskon (%) = (10.000 / 50.000) × 100 = 20%

12 Jenis Diskon yang Umum Digunakan dalam Bisnis

diskon

Dalam praktiknya, diskon adalah instrumen fleksibel yang bisa disesuaikan dengan tujuan bisnis mulai dari meningkatkan penjualan, menghabiskan stok, hingga membangun loyalitas pelanggan. Berikut 12 jenis diskon yang paling umum digunakan di bisnis ritel maupun e-commerce, beserta konteks penggunaannya.

1. Buy One Get One (BOGO)

Diskon buy one get one mendorong pelanggan membeli lebih dari satu produk dalam satu transaksi. Produk gratis bisa berupa item yang sama atau produk lain dengan nilai setara atau lebih rendah.

Strategi ini efektif untuk meningkatkan order value dan mempercepat perputaran stok, terutama untuk produk dengan margin cukup besar.

2. Bundling Harga

Bundling memungkinkan pelanggan mendapatkan beberapa produk atau layanan dalam satu paket dengan harga lebih rendah dibanding beli satuan.

Strategi ini meningkatkan adopsi produk pelengkap dan mendorong cross-selling, umum digunakan di sektor telekomunikasi, teknologi, dan ritel.

3. Diskon Pembayaran Lebih Awal

Diskon ini diberikan kepada pelanggan yang melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo. Dalam konteks B2B, diskon pembayaran awal membantu mempercepat arus kas dan menurunkan risiko piutang macet.

Pendekatan ini juga sering diterapkan pada layanan berlangganan atau subscription.

4. Diskon Overstock

Ketika stok berlebih menumpuk, produk justru menjadi beban biaya penyimpanan. Diskon overstock bertujuan mengonversi stok mati menjadi arus kas, meskipun margin mungkin lebih tipis.

Strategi ini lebih baik dibanding membiarkan stok usang tanpa nilai jual.

5. Gratis Ongkir

Free shipping menjadi faktor penentu dalam keputusan belanja online. Banyak pelanggan membatalkan transaksi karena biaya pengiriman.

Agar tetap efisien, bisnis biasanya menetapkan batas minimum transaksi untuk mendapatkan gratis ongkir.

6. Diskon Persentase

Diskon berbasis persentase, seperti 10%, 25%, atau 50%, sering dianggap lebih menarik secara psikologis dibanding potongan nominal tetap.

Diskon jenis ini cocok untuk kampanye musiman, promo loyalitas, atau insentif pembelian minimum karena mudah dipahami dan cepat dikomunikasikan.

7. Diskon Grosir atau Volume

Diskon ini diberikan untuk pembelian dalam jumlah besar. Semakin banyak unit yang dibeli, semakin besar diskon yang diperoleh.

Pendekatan ini cocok untuk distributor, supplier, dan bisnis B2B yang ingin mengamankan penjualan dalam skala besar.

8. Diskon Musiman

Diskon musiman digunakan untuk produk yang bersifat seasonal atau memiliki siklus permintaan tertentu. Contohnya, diskon pakaian musim dingin saat musim panas.

Selain mendorong penjualan, diskon ini membantu manajemen stok menjelang musim berikutnya.

9. Diskon Referral

Diskon referral memberi insentif kepada pelanggan lama untuk merekomendasikan pelanggan baru. Biasanya bersifat dua arah: pelanggan baru dan pemberi referensi sama-sama mendapat keuntungan.

Strategi ini efektif untuk pertumbuhan organik dengan biaya akuisisi yang lebih rendah.

10. Diskon Program Loyalitas

Program loyalitas memberikan diskon eksklusif bagi pelanggan terdaftar, sering kali berbasis poin atau tingkatan (tier).

Selain meningkatkan retensi, diskon ini membantu bisnis mengumpulkan data pelanggan untuk strategi pemasaran yang lebih presisi.

11. Diskon Langganan Email

Diskon ini diberikan sebagai imbalan atas pendaftaran email atau newsletter. Selain mendorong konversi awal, strategi ini memperkuat marketing funnel dan komunikasi jangka panjang.

Diskon email juga efektif untuk mengaktifkan kembali keranjang belanja yang ditinggalkan (cart abandonment).

12. Trade-in Credit

Diskon trade-in memungkinkan pelanggan menukar produk lama dengan potongan harga untuk produk baru. Strategi ini umum di industri elektronik dan otomotif.

Selain mendorong pembelian ulang, program ini juga mendukung citra bisnis yang peduli terhadap daur ulang dan keberlanjutan.

Kelola Diskon dengan Sistem, Bukan Sekadar Promo

Diskon adalah hal bisa efektif jika dikelola secara terukur. Dengan integrasi POS System, Payment Gateway, dan Loyalty Program, diskon bisa diterapkan tepat sasaran, tercatat otomatis, dan mudah dievaluasi dampaknya terhadap penjualan dan margin.

Satu sistem terintegrasi membantu bisnis:

  • Mengatur diskon langsung di titik transaksi
  • Menerapkan promo berbasis metode pembayaran
  • Memberikan diskon eksklusif untuk pelanggan loyal

Saatnya menjadikan diskon sebagai strategi pertumbuhan, bukan sekadar potongan harga.

Hanya untuk Karyawan OttoDigital

Situs ini dibatasi hanya untuk karyawan OttoDigital. Pastikan Anda telah masuk dengan email OttoDigital Anda di browser untuk mengunjungi situs ini

Hanya untuk Karyawan OttoDigital

Situs ini dibatasi hanya untuk karyawan OttoDigital. Pastikan Anda telah masuk dengan email OttoDigital Anda di browser untuk mengunjungi situs ini