Mengelola stok barang dengan perputaran cepat bukan hanya soal mencatat keluar-masuk produk. Jika masih dilakukan secara manual, proses ini bisa menguras waktu, tenaga, dan berisiko menimbulkan kesalahan yang berdampak langsung pada penjualan maupun arus kas bisnis.
Di sinilah aplikasi stok barang berperan penting. Bukan sekadar alat pencatatan, aplikasi stok modern kini hadir sebagai sistem terintegrasi yang membantu bisnis memantau persediaan secara real-time, mengontrol arus barang, hingga menyediakan laporan yang siap digunakan untuk pengambilan keputusan.
Artikel ini akan membahas secara komprehensif apa itu aplikasi stok barang, mengapa software ini krusial untuk bisnis, serta bagaimana memilih sistem yang tepat agar operasional lebih efisien dan scalable.
Apa Itu Aplikasi Stok Barang?
Aplikasi stok barang adalah sistem digital yang dirancang untuk membantu bisnis mencatat, mengelola, dan mengontrol persediaan barang secara otomatis dan terstruktur. Sistem ini mencakup seluruh siklus stok mulai dari barang masuk, barang keluar, hingga penyesuaian stok akibat penjualan, retur, atau transfer antar lokasi.
Berbeda dengan pencatatan manual atau spreadsheet, aplikasi stok barang bekerja secara real-time dan terhubung langsung dengan aktivitas bisnis lain, seperti penjualan, pembelian, dan laporan keuangan. Artinya, setiap transaksi langsung mempengaruhi data stok tanpa perlu input ulang.
Persediaan yang dikelola pun tidak terbatas pada gudang utama, tetapi juga mencakup:
- Stok di toko fisik
- Stok di gudang distribusi
- Stok di marketplace atau channel online
- Stok antar cabang (multi-outlet)
Dengan pendekatan ini, bisnis memiliki satu sumber data stok yang akurat dan konsisten.
Mengapa Software Stok Barang Menjadi Kebutuhan Bisnis?
Dalam praktiknya, stok barang adalah salah satu aset paling sensitif dalam operasional bisnis. Terlalu sedikit stok berisiko kehilangan penjualan, sementara stok berlebih dapat menghambat arus kas dan meningkatkan biaya penyimpanan.
Software stok barang hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan pendekatan berbasis data.
Pencatatan Stok Real-Time yang Lebih Akurat
Tanpa sistem digital, pencatatan stok sering kali tertinggal dari kondisi aktual di lapangan. Dengan aplikasi stok barang, setiap transaksi penjualan atau pembelian langsung memperbarui jumlah stok secara otomatis. Pemilik bisnis dan manajemen bisa melihat kondisi persediaan kapan saja tanpa harus menunggu laporan manual atau melakukan pengecekan fisik berulang.
Mengurangi Risiko Human Error
Kesalahan input, lupa mencatat transaksi, atau perbedaan antara stok sistem dan stok fisik adalah masalah klasik dalam pengelolaan manual. Aplikasi stok barang meminimalkan risiko ini dengan otomatisasi proses dan validasi data, sehingga akurasi stok lebih terjaga.
Perencanaan Restock yang Lebih Terukur
Kehabisan barang yang sedang laku keras bisa berdampak langsung pada kepuasan pelanggan. Sebaliknya, stok menumpuk membuat modal tertahan. Software stok barang membantu bisnis melihat pola penjualan, memberikan notifikasi stok minimum, dan mendukung perencanaan pembelian berdasarkan data, bukan perkiraan.
Analisis Pergerakan Barang dan Penjualan
Aplikasi stok modern biasanya dilengkapi laporan yang menunjukkan:
- Produk paling laris
- Barang dengan perputaran lambat (slow moving)
- Pola penjualan per periode
- Pergerakan stok per lokasi
Insight ini sangat penting bagi manajemen dan decision maker untuk menentukan strategi harga, promosi, hingga rasionalisasi produk.
Integrasi dengan Sistem Bisnis Lain
Nilai terbesar aplikasi stok barang ada pada integrasinya. Ketika terhubung dengan Point of Sale (POS), setiap transaksi otomatis mengurangi stok. Jika terintegrasi dengan marketplace, stok online dan offline tetap sinkron.
Bahkan, jika terhubung dengan sistem akuntansi, laporan keuangan menjadi jauh lebih rapi dan akurat. Bagi bisnis yang ingin tumbuh, integrasi ini bukan lagi nilai tambah melainkan kebutuhan.
Manfaat Penggunaan Aplikasi Stok Barang untuk Bisnis
Penggunaan aplikasi stok barang bukan hanya membantu mencatat persediaan, tetapi juga berperan besar dalam meningkatkan efisiensi operasional, menekan biaya tersembunyi, dan menjaga kualitas layanan kepada pelanggan. Dalam jangka panjang, sistem stok yang rapi menjadi fondasi penting bagi bisnis yang ingin tumbuh secara sehat dan terukur.
Berikut adalah manfaat utama yang bisa dirasakan bisnis ketika menggunakan software stok barang:
1. Manajemen Inventaris yang Lebih Efisien
Aplikasi stok barang membantu bisnis melacak jumlah persediaan secara akurat, termasuk lokasi penyimpanan barang di gudang atau outlet. Dengan visibilitas stok yang jelas, penggunaan ruang penyimpanan menjadi lebih optimal dan risiko kelebihan maupun kekurangan stok dapat dihindari.
2. Meminimalkan Kehilangan dan Penyusutan Stok
Sistem yang terotomatisasi memungkinkan setiap pergerakan barang tercatat dengan jelas. Hal ini membantu mengurangi risiko kehilangan stok akibat pencurian, kerusakan, atau selisih pencatatan (shrinkage) yang sering terjadi pada sistem manual.
3. Akurasi Data yang Lebih Tinggi
Aplikasi stok barang mengurangi ketergantungan pada pencatatan manual yang rawan kesalahan. Data stok diperbarui secara otomatis setiap kali terjadi transaksi, sehingga perhitungan persediaan menjadi lebih akurat dan konsisten.
4. Perencanaan Persediaan yang Lebih Baik
Dengan data historis yang tersimpan rapi, bisnis dapat menganalisis pola penjualan, tren permintaan, dan faktor musiman. Insight ini membantu memprediksi kebutuhan stok di masa depan dan mengatur pembelian barang secara lebih tepat waktu serta efisien.
5. Peningkatan Layanan dan Kepuasan Pelanggan
Ketersediaan barang yang terjaga membuat bisnis mampu memenuhi permintaan pelanggan dengan cepat. Pelanggan tidak perlu menunggu atau kecewa karena stok kosong, sehingga pengalaman belanja menjadi lebih baik dan kepercayaan terhadap bisnis meningkat.
6. Integrasi dengan Sistem Bisnis Lain
Banyak aplikasi stok barang modern dapat terintegrasi dengan sistem lain seperti Point of Sale (POS), pembelian, hingga akuntansi. Integrasi ini membuat alur data lebih rapi, mengurangi input ganda, dan memastikan laporan operasional serta keuangan selalu sinkron.
7. Pelaporan dan Analisis Inventaris yang Lengkap
Software stok barang umumnya dilengkapi fitur pelaporan yang menampilkan kondisi persediaan, perputaran barang, hingga produk fast moving dan slow moving. Laporan ini sangat membantu manajemen dalam mengambil keputusan strategis berbasis data, bukan sekadar perkiraan.
Daftar Aplikasi Stok Barang

Mengelola stok barang secara manual bukan hanya melelahkan, tapi juga berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan yang berdampak langsung ke penjualan dan arus kas. Kabar baiknya, saat ini tersedia berbagai aplikasi stok barang gratis yang bisa digunakan melalui Android maupun berbasis web.
Penggunaan software stok barang membantu bisnis memantau persediaan secara lebih rapi, mengurangi risiko kehabisan stok, dan mempercepat proses pengambilan keputusan tanpa harus repot mencatat manual.
Berikut beberapa rekomendasi aplikasi stok barang gratis yang bisa Anda pertimbangkan, mulai dari yang sederhana hingga yang siap dikembangkan lebih lanjut.
1. HelloBill by OttoDigital
HelloBill bukan sekadar aplikasi stok barang, tetapi POS System terintegrasi yang menghubungkan stok, transaksi penjualan, dan pembayaran dalam satu sistem.
Untuk bisnis ritel, toko kelontong, hingga UMKM yang ingin naik level, HelloBill membantu:
- Stok otomatis berkurang setiap transaksi
- Monitoring persediaan real-time
- Integrasi pembayaran digital
- Laporan stok & penjualan siap pakai
HelloBill cocok bagi bisnis yang ingin memulai dari pencatatan stok sederhana, lalu berkembang ke sistem yang lebih profesional tanpa ganti platform di tengah jalan.
2. Jubelio
Jubelio adalah aplikasi stok barang berbasis web yang dikenal kuat di area omnichannel. Aplikasi ini menghubungkan pengadaan barang, manajemen stok, hingga sinkronisasi ke berbagai marketplace.
Keunggulan Jubelio:
- Stok otomatis dan terpusat
- Sinkron dengan marketplace
- Fitur cross-listing untuk efisiensi
- Dukungan barcode dan serial number
Cocok untuk bisnis online dengan banyak kanal penjualan.
3. Stock and Inventory Simple
Aplikasi ini cocok untuk bisnis kecil yang membutuhkan pencatatan stok dasar. Pengguna dapat mengimpor data dari Excel, menambahkan foto produk, serta mengelompokkan barang ke dalam folder agar lebih rapi. Pilihan tepat untuk pemula yang ingin sistem sederhana dan mudah dipelajari.
4. Inventory Management (Android)
Aplikasi stok barang gratis di Android yang dirancang untuk pengusaha pemula. Fitur utamanya mencakup pencatatan barang masuk dan keluar, serta pengelolaan daftar produk secara fleksibel. Tampilannya sederhana dan mudah dipahami tanpa kurva belajar yang rumit.
5. Smart Inventory System
Smart Inventory System menawarkan sistem barcode pada setiap produk, termasuk kemampuan mencetak tag harga berbentuk barcode.
Aplikasi ini membantu:
- Mengecek ketersediaan stok
- Mengubah jumlah item dengan cepat
- Mengelola produk secara lebih terstruktur
Cocok untuk toko ritel kecil dengan kebutuhan barcode dasar.
6. Inventory Keeper
Aplikasi ini membantu menjaga data stok tetap rapi dan memberikan insight sederhana terkait produk dengan nilai penjualan tertinggi. Meski fiturnya tidak kompleks, Inventory Keeper cukup membantu untuk monitoring stok harian.
7. Vladovsoft Sklad
Aplikasi stok barang asal Bulgaria yang cocok untuk bisnis dengan jumlah produk besar. Pencatatan stok ditampilkan dalam format tabel yang rapi, lengkap dengan lokasi penyimpanan barang. Aplikasi ini juga mendukung pencatatan penjualan masuk dan keluar.
8. Fishbowl Inventory
Fishbowl Inventory banyak digunakan oleh bisnis makanan dan manufaktur kecil. Selain manajemen stok, aplikasi ini juga membantu analisis produk yang paling laku. Cocok untuk bisnis yang ingin memahami perputaran barang secara lebih detail.
9. Household Register
Aplikasi ini unggul dalam fitur kategorisasi barang dan penandaan lokasi penyimpanan. Pengguna dapat mengelompokkan produk berdasarkan jenis dan lokasi, sehingga pencarian stok menjadi lebih cepat. Pilihan sederhana untuk pengelolaan stok skala kecil.
10. Easy Catalogue
Easy Catalogue dapat digunakan tanpa koneksi internet (offline). Pengguna bisa mengatur stok, menambahkan deskripsi produk, dan memantau persediaan tanpa tergantung jaringan. Cocok untuk bisnis di area dengan koneksi internet terbatas.
11. Odoo Inventory
Odoo Inventory merupakan solusi manajemen stok berbasis cloud yang fleksibel dan dapat digunakan lintas industri. Sistem ini dirancang untuk membantu bisnis memantau pergerakan stok di berbagai lokasi gudang, mengatur replenishment, serta menganalisis ketersediaan barang secara terpusat. Meski versi gratisnya memiliki keterbatasan fitur, Odoo tetap menarik bagi bisnis yang ingin sistem inventory terintegrasi dengan modul ERP lainnya.
12. eStock
eStock cocok untuk pelaku usaha kecil hingga menengah yang membutuhkan aplikasi inventaris sederhana namun fungsional. Dengan tampilan yang mudah dipahami, eStock membantu mencatat keluar-masuk barang, memantau stok secara real-time, menggunakan barcode, serta memberikan peringatan ketika stok menipis. Solusi ini pas untuk operasional harian yang menuntut kecepatan dan kerapian.
13. Mekari
Mekari menyediakan solusi manajemen stok berbasis web yang terintegrasi dengan sistem penjualan dan akuntansi. Aplikasi ini memungkinkan pencatatan stok otomatis, penetapan harga berbeda untuk satu produk, serta monitoring stok secara real-time. Cocok untuk bisnis yang ingin operasional lebih rapi dan laporan keuangan tersinkron tanpa pencatatan manual.
14. Simple Stock Manager
Simple Stock Manager dirancang untuk pengguna yang menginginkan aplikasi inventaris tanpa kompleksitas berlebih. Dengan antarmuka sederhana, aplikasi pos system ini membantu mencatat barang masuk dan keluar, melakukan pencarian stok dengan cepat, serta memberikan notifikasi saat stok hampir habis. Ideal untuk toko kecil dan bisnis operasional harian.
15. Inflow Inventory
Inflow Inventory banyak digunakan oleh bisnis yang baru berkembang, khususnya online shop. Aplikasi ini membantu melacak stok, biaya, dan pesanan dalam satu sistem. Data yang diinput otomatis diolah menjadi laporan, sehingga pemilik usaha dapat menghemat waktu dan fokus pada pengembangan bisnis.
16. Stock and Inventory Online
Aplikasi ini dirancang untuk bisnis dengan banyak cabang dan tim operasional. Stock and Inventory Online mendukung manajemen multi-toko, multi-user, laporan perencanaan ulang stok, serta pencatatan biaya operasional. Ditambah dukungan tim support, aplikasi ini cocok untuk bisnis yang mulai berkembang dan membutuhkan kontrol stok yang lebih terstruktur.
17. Stock Count
Stock Count adalah aplikasi praktis untuk proses stok opname dan audit inventaris. Tersedia gratis di Android, aplikasi ini mendukung pemindaian barcode, penggunaan offline, serta pengiriman laporan stok melalui email. Sangat membantu untuk pengecekan stok berkala di gudang atau toko.
18. Finale Inventory
Finale Inventory merupakan solusi manajemen stok berbasis cloud dengan fokus pada pelacakan barcode dan operasional gudang. Aplikasi ini mendukung proses pick & pack, pengelolaan pesanan besar, serta integrasi dengan sistem penjualan dan akuntansi. Cocok untuk bisnis dengan alur logistik yang kompleks dan volume transaksi tinggi.
19. Moodah
Moodah dikenal sebagai aplikasi pembukuan sederhana untuk UMKM, namun juga dilengkapi fitur manajemen stok terintegrasi. Pengguna dapat mencatat pemasukan, pengeluaran, utang-piutang, serta memantau lokasi fisik barang di gudang. Solusi ini pas untuk pelaku usaha yang ingin pembukuan dan stok berjalan rapi dalam satu aplikasi.
20. Inventory & Barcode Scanner
Aplikasi ini mengandalkan fitur pemindaian barcode untuk pencatatan stok dan transaksi. Pengguna dapat melihat detail produk, jumlah stok tersisa, hingga riwayat transaksi. Jika produk belum terdaftar, item baru bisa langsung ditambahkan ke sistem, sehingga proses pencatatan menjadi lebih cepat dan praktis.
21. Bookkeeping & Inventory Management
Aplikasi ini ditujukan untuk usaha mikro dan kecil yang ingin menggabungkan pembukuan dan manajemen stok dalam satu sistem. Selain mencatat keuangan, aplikasi ini mampu melacak pesanan, memantau stok, menyusun laporan, serta terintegrasi dengan CRM. Keunggulan utamanya adalah dukungan mode offline, sehingga pencatatan tetap berjalan tanpa koneksi internet.
22. Stock Controller
Stock Controller hadir dengan pendekatan sederhana namun fungsional. Cocok untuk pemilik usaha yang baru mulai menggunakan sistem digital. Meski tampil minimalis, aplikasi ini menyediakan notifikasi stok kritis, visualisasi data statistik, dukungan multi-akun, serta penyimpanan cloud yang tetap bisa diakses tanpa internet.
23. Sortly
Sortly dirancang untuk memudahkan manajemen inventaris usaha kecil dengan antarmuka yang sangat intuitif. Aplikasi ini mendukung pelacakan stok via barcode atau QR, akses lintas perangkat (mobile, tablet, desktop), serta pengaturan hak akses tim. Notifikasi stok minimum membantu menjaga ketersediaan barang tanpa pengecekan manual.
24. Myne Sales & Inventory Manager
Myne merupakan solusi terintegrasi untuk pencatatan penjualan dan stok, khususnya bagi usaha mikro. Data disajikan dalam bentuk grafik sederhana sehingga mudah dipahami. Sistem ini membantu pemilik usaha membaca tren penjualan, produk terlaris, dan kondisi stok tanpa harus memahami sistem yang kompleks.
25. Fakturama
Fakturama adalah aplikasi stok barang gratis berbasis PC dengan tampilan sederhana. Selain manajemen inventaris, Fakturama mendukung pembuatan faktur, kwitansi, database kontak, hingga integrasi web. Cocok untuk bisnis yang membutuhkan sistem desktop ringan dan minim risiko kesalahan input.
26. DEAR Systems
DEAR Systems menawarkan manajemen inventaris otomatis dengan fitur lanjutan seperti real-time stock update, notifikasi stok menipis, hingga auto-reorder. Sistem ini mendukung pelacakan batch dan tanggal kedaluwarsa, sehingga ideal untuk bisnis F&B, farmasi, atau produk dengan umur simpan terbatas.
27. EMERGE App
EMERGE App banyak digunakan oleh bisnis kecil–menengah di sektor manufaktur dan grosir. Aplikasi ini menyinkronkan stok secara real-time, mendukung pemesanan ulang otomatis, serta menyediakan fitur perkiraan permintaan agar bisnis terhindar dari overstock maupun stockout.
28. Ordoro
Ordoro mengelola inventaris lintas saluran penjualan secara real-time. Aplikasi ini mendukung pemindaian barcode, manajemen pengembalian barang, serta pelacakan stok yang lebih akurat. Cocok untuk bisnis e-commerce dan omnichannel dengan volume transaksi tinggi.
29. Katana
Katana adalah platform cloud untuk bisnis manufaktur yang membutuhkan kontrol stok, produksi, dan pemenuhan pesanan dalam satu sistem. Katana membantu mengelola stok multi-lokasi, perencanaan material, jadwal produksi, serta terintegrasi dengan software akuntansi seperti QuickBooks dan Xero.
30. Square
Square Inventory Management terintegrasi langsung dengan Square POS. Setiap transaksi otomatis memperbarui stok, disertai pengingat stok menipis dan laporan inventaris yang jelas. Solusi ini cocok untuk bisnis ritel dan F&B yang membutuhkan sinkronisasi penjualan dan stok secara instan.
31. Upserve
Upserve difokuskan pada bisnis restoran dengan sistem POS berbasis cloud. Selain manajemen stok, Upserve mendukung pencatatan shift, pengaturan tip, pembagian tagihan, dan kontrol akses manajer. Cocok untuk restoran yang membutuhkan kontrol operasional dan profitabilitas secara detail.
Cara Memilih Software Stok Barang yang Tepat untuk Bisnis Anda
Memilih software stok barang bukan sekadar soal fitur, tapi soal kesiapan bisnis untuk tumbuh tanpa chaos operasional. Sistem yang tepat akan membantu Anda menjaga akurasi data, mengontrol arus barang, dan mengambil keputusan berbasis angka, bukan asumsi.
Berikut hal-hal krusial yang perlu Anda perhatikan sebelum menentukan pilihan.
1. Sesuaikan dengan Skala dan Kompleksitas Bisnis
Setiap bisnis memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda. Usaha kecil biasanya cukup dengan software POS System sederhana untuk mencatat barang masuk dan keluar. Namun, ketika bisnis mulai berkembang punya lebih banyak SKU, gudang, atau cabang yaitu dibutuhkan sistem yang lebih matang.
Di tahap ini, software stok ideal harus mampu menangani multi-gudang, barcode, hingga sinkronisasi antar lokasi. Tujuannya satu yaitu stok tetap akurat meskipun operasional makin kompleks.
2. Pastikan Fitur Utama Benar-Benar Relevan
Banyak software menawarkan fitur berlimpah, tapi tidak semuanya benar-benar Anda butuhkan. Fokuslah pada fitur inti yang berdampak langsung ke operasional harian.
Software stok barang yang baik setidaknya mampu memantau stok secara real-time, memberikan peringatan saat stok menipis, serta menyajikan laporan stok dan penjualan otomatis. Dukungan barcode atau QR juga penting untuk mempercepat proses input dan mengurangi kesalahan manual.
Nilai tambah akan terasa jika sistem bisa terintegrasi dengan POS, marketplace, atau akuntansi, sehingga data tidak terpecah di banyak sistem.
3. Utamakan Kemudahan Penggunaan
Sistem yang terlalu rumit sering kali justru tidak digunakan secara optimal. Tim operasional membutuhkan software yang mudah dipahami sejak hari pertama, tanpa pelatihan panjang atau ketergantungan pada satu orang saja.
Antarmuka yang intuitif akan mempercepat adaptasi karyawan, mengurangi kesalahan input, dan menjaga konsistensi data. Ingat, software terbaik adalah yang dipakai secara konsisten, bukan yang paling canggih di atas kertas.
4. Pertimbangkan Aksesibilitas Berbasis Cloud
Software stok berbasis cloud memberi fleksibilitas tinggi. Anda bisa memantau stok kapan saja, dari mana saja, tanpa harus berada di gudang atau toko.
Model ini sangat relevan untuk bisnis dengan banyak cabang atau owner yang ingin tetap hands-on meski tidak selalu di lokasi. Selain itu, sistem cloud biasanya lebih aman karena data tersimpan di server terpusat dan tidak bergantung pada satu perangkat.
5. Pastikan Sistem Siap Tumbuh Bersama Bisnis
Bisnis yang sehat pasti berkembang. Karena itu, penting memilih software yang tidak membatasi pertumbuhan Anda.
Pastikan sistem dapat di-upgrade ketika jumlah produk bertambah, transaksi meningkat, atau cabang baru dibuka. Software yang skalabel akan menghemat biaya migrasi sistem di masa depan dan menjaga operasional tetap stabil saat bisnis naik level.
6. Perhatikan Kualitas Customer Support
Dalam operasional harian, gangguan teknis bisa berdampak langsung ke transaksi dan pelayanan pelanggan. Karena itu, dukungan customer support bukan sekadar pelengkap, tapi kebutuhan penting.
Pilih vendor yang menyediakan bantuan cepat, jelas, dan mudah dihubungi. Sistem yang bagus tanpa dukungan yang responsif justru bisa menjadi risiko operasional.
7. Evaluasi Harga dengan Value yang Diberikan
Harga murah tidak selalu berarti hemat, dan harga mahal belum tentu paling tepat. Fokuslah pada value for money.
Bandingkan biaya berlangganan dengan manfaat nyata yang Anda dapatkan: penghematan waktu, penurunan kesalahan stok, laporan yang lebih rapi, dan kontrol bisnis yang lebih baik. Software stok yang tepat seharusnya menghasilkan efisiensi, bukan menambah beban biaya tersembunyi.
Saatnya Beralih ke POS System yang Lebih Siap untuk Scale
Mengelola transaksi, stok, dan laporan bisnis tidak seharusnya memakan waktu dan tenaga Anda. Jika sistem saat ini masih rawan error, sulit dipantau, atau tidak terintegrasi, itu tanda bisnis Anda sudah butuh solusi yang lebih solid.
HelloBill POS System dari OttoDigital hadir untuk membantu bisnis berjalan lebih rapi, cepat, dan terkendali. Dirancang untuk kebutuhan ritel, F&B, hingga UMKM yang ingin naik kelas, HelloBill menggabungkan kasir digital, manajemen stok, dan laporan bisnis dalam satu sistem yang mudah digunakan.
Dengan HelloBill, Anda mendapatkan:
- Transaksi cepat dan stabil, online maupun offline
- Stok otomatis dan akurat, tanpa hitung manual
- Laporan penjualan real-time untuk keputusan yang lebih tepat
- Integrasi pembayaran digital yang sesuai kebutuhan pasar
Jangan biarkan operasional yang tidak rapi menghambat pertumbuhan bisnis Anda. Mulai kelola bisnis dengan sistem POS yang siap mendukung hari ini dan scale di masa depan.


