{"id":17981,"date":"2026-06-02T11:00:00","date_gmt":"2026-06-02T04:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/ottodigital.id\/?p=17981"},"modified":"2026-06-02T11:00:00","modified_gmt":"2026-06-02T04:00:00","slug":"letter-of-credit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/letter-of-credit\/","title":{"rendered":"Letter of Credit: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Manfaatnya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam dunia perdagangan internasional, kepercayaan adalah hal yang sangat penting. Pembeli ingin memastikan barang dikirim sesuai pesanan, sementara penjual ingin mendapatkan kepastian pembayaran setelah memenuhi kewajibannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masalahnya, transaksi lintas negara memiliki risiko yang lebih kompleks. Ada perbedaan regulasi, mata uang, bahasa, jarak, hingga kondisi ekonomi masing-masing negara. Karena itu, pelaku bisnis membutuhkan instrumen pembayaran yang dapat memberikan perlindungan bagi kedua pihak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu instrumen yang paling umum digunakan adalah <strong>letter of credit<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Letter of credit banyak digunakan dalam transaksi ekspor-impor, terutama oleh bisnis manufaktur, distributor, dan perusahaan yang berhubungan dengan pemasok luar negeri. Dengan sistem ini, bank berperan sebagai pihak penengah yang menjamin pembayaran selama seluruh syarat dan dokumen terpenuhi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu, apa itu letter of credit? Bagaimana cara kerjanya? Dan apa saja jenisnya?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Simak pembahasan lengkapnya berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Letter of Credit?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilansir <a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/l\/letterofcredit.asp\" rel=\"noopener\">Investopedia<\/a>, letter of credit adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh bank atas permintaan pembeli untuk menjamin pembayaran kepada penjual, selama penjual mampu memenuhi seluruh syarat dan dokumen yang telah disepakati.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam praktik perdagangan internasional, letter of credit sering disingkat sebagai L\/C. Dokumen ini menjadi bentuk jaminan bahwa penjual akan menerima pembayaran jika barang dikirim sesuai kontrak dan dokumen pendukung telah lengkap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara sederhana, letter of credit membantu menjembatani kepercayaan antara pembeli dan penjual yang belum tentu saling mengenal secara langsung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, sebuah perusahaan manufaktur di Indonesia membeli bahan baku dari supplier luar negeri. Supplier tentu ingin memastikan pembayaran aman sebelum mengirim barang. Di sisi lain, perusahaan pembeli ingin memastikan barang dikirim sesuai kesepakatan. Dengan letter of credit, bank akan memastikan pembayaran hanya dilakukan setelah syarat dokumen terpenuhi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Letter of Credit Penting dalam Bisnis?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Letter of credit sangat penting karena memberikan rasa aman dalam transaksi bernilai besar, terutama transaksi lintas negara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa alasan mengapa letter of credit sering digunakan antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Memberikan Jaminan Pembayaran<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penjual memiliki kepastian bahwa pembayaran akan dilakukan oleh <a href=\"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/artikel\/kode-bank\/\">bank<\/a> jika seluruh persyaratan terpenuhi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Melindungi Pembeli<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembeli tidak langsung membayar sebelum penjual menyerahkan dokumen yang sesuai dengan kontrak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengurangi Risiko Transaksi Internasional<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Risiko seperti gagal bayar, keterlambatan pengiriman, atau ketidaksesuaian dokumen dapat diminimalkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Meningkatkan Kepercayaan Bisnis<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">L\/C membantu membangun kepercayaan antara pihak yang belum pernah bekerja sama sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mendukung Kelancaran Ekspor-Impor<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi bisnis manufaktur, letter of credit membantu menjaga kelancaran pasokan bahan baku dan pengiriman produk ke luar negeri.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pihak yang Terlibat dalam Letter of Credit<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam transaksi letter of credit, ada beberapa pihak utama yang terlibat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Applicant<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Applicant adalah pembeli atau importir yang mengajukan pembukaan letter of credit kepada bank.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Beneficiary<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beneficiary adalah penjual atau eksportir yang akan menerima pembayaran jika seluruh dokumen sesuai persyaratan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Issuing Bank<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Issuing bank adalah bank penerbit L\/C yang bertindak atas permintaan pembeli.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Advising Bank<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Advising bank adalah bank yang meneruskan informasi L\/C kepada penjual, biasanya berada di negara eksportir.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Confirming Bank<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Confirming bank adalah bank tambahan yang memberikan jaminan pembayaran jika dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap pihak memiliki peran penting agar transaksi berjalan aman dan sesuai prosedur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Fungsi Letter of Credit dalam Transaksi Bisnis<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Letter of credit memiliki beberapa fungsi utama dalam perdagangan internasional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Menjamin Pembayaran kepada Penjual<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fungsi utama letter of credit adalah memastikan penjual menerima pembayaran jika seluruh dokumen sudah sesuai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Menjamin Kesesuaian Dokumen<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembayaran tidak dilakukan sembarangan. Bank akan memeriksa dokumen seperti invoice, bill of lading, packing list, dan sertifikat asal barang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Mengurangi Risiko Gagal Bayar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena <a href=\"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/artikel\/payment-adalah\/\">pembayaran<\/a> dijamin oleh bank, risiko penjual tidak dibayar menjadi lebih kecil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Membantu Pengelolaan Arus Kas<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi pembeli, L\/C dapat membantu mengatur waktu pembayaran sesuai kesepakatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Meningkatkan Kredibilitas Bisnis<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan yang menggunakan L\/C menunjukkan keseriusan dan profesionalitas dalam transaksi internasional.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Kerja Letter of Credit<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara umum, skema letter of credit berjalan melalui beberapa tahap berikut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Pembeli dan Penjual Menyepakati Kontrak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kedua pihak menyepakati barang, harga, waktu pengiriman, dokumen, dan metode pembayaran menggunakan letter of credit.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Pembeli Mengajukan L\/C ke Bank<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembeli mengajukan permintaan pembukaan L\/C kepada issuing bank.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Bank Menerbitkan Letter of Credit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bank menerbitkan L\/C sesuai ketentuan kontrak dan mengirimkannya ke bank koresponden di negara penjual.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Penjual Menerima L\/C<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penjual memeriksa isi L\/C untuk memastikan seluruh syarat dapat dipenuhi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Penjual Mengirim Barang<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah setuju, penjual mengirim barang sesuai kontrak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Penjual Menyerahkan Dokumen<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penjual menyerahkan dokumen pengiriman kepada bank.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Bank Memverifikasi Dokumen<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bank memeriksa kelengkapan dan kesesuaian dokumen.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>8. Pembayaran Dicairkan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika dokumen sesuai, pembayaran dilakukan kepada penjual sesuai nilai yang tertera dalam L\/C.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis-Jenis Letter of Credit<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/letter-of-credit-2-1024x682.jpg\" alt=\"Letter of Credit\" class=\"wp-image-17982\" srcset=\"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/letter-of-credit-2-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/letter-of-credit-2-300x200.jpg 300w, https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/letter-of-credit-2-768x512.jpg 768w, https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/letter-of-credit-2.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Letter of credit memiliki beberapa jenis yang digunakan sesuai kebutuhan transaksi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Revocable Letter of Credit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Revocable L\/C adalah jenis letter of credit yang dapat diubah atau dibatalkan oleh pembeli atau bank penerbit tanpa persetujuan penjual.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena memiliki risiko tinggi bagi penjual, jenis ini sudah jarang digunakan dalam perdagangan internasional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Irrevocable Letter of Credit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Irrevocable L\/C tidak dapat diubah atau dibatalkan tanpa persetujuan seluruh pihak terkait.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis ini lebih aman bagi penjual karena memberikan kepastian pembayaran selama dokumen yang diminta terpenuhi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Confirmed Letter of Credit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Confirmed L\/C memiliki jaminan tambahan dari bank lain selain issuing bank.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis ini cocok digunakan jika penjual ingin perlindungan ekstra, terutama ketika bank penerbit berada di negara dengan risiko ekonomi atau politik tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Unconfirmed Letter of Credit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Unconfirmed L\/C hanya dijamin oleh issuing bank tanpa tambahan konfirmasi dari bank lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biayanya biasanya lebih rendah, tetapi risikonya lebih besar bagi penjual.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Sight Letter of Credit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sight L\/C memungkinkan pembayaran dilakukan segera setelah dokumen diperiksa dan dinyatakan sesuai. Jenis ini cocok untuk penjual yang membutuhkan <a href=\"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/artikel\/cash-flow\/\"><em>cash flow<\/em><\/a> cepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Usance Letter of Credit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Usance L\/C memberikan waktu pembayaran tertentu setelah dokumen diterima, misalnya 30, 60, atau 90 hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis ini memberikan fleksibilitas bagi pembeli untuk mengelola arus kas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Transferable Letter of Credit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Transferable L\/C dapat dialihkan kepada pihak ketiga, seperti supplier atau subkontraktor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis ini sering digunakan oleh perusahaan perantara dalam perdagangan internasional.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Manfaat Letter of Credit untuk Bisnis Manufaktur<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi bisnis manufaktur, letter of credit memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran operasional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menjamin Pasokan Bahan Baku<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Manufaktur sering membutuhkan bahan baku dari luar negeri. Dengan L\/C, hubungan dengan supplier menjadi lebih aman.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengurangi Risiko Ekspor-Impor<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Transaksi bernilai besar dapat dilakukan dengan perlindungan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Meningkatkan Kepercayaan Supplier<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Supplier lebih percaya mengirim barang karena pembayaran dijamin oleh bank.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Membantu Perencanaan Keuangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembayaran yang terstruktur membantu perusahaan mengatur arus kas lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tantangan dalam Penggunaan Letter of Credit<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski bermanfaat, letter of credit juga memiliki beberapa tantangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Proses Dokumen Cukup Detail<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesalahan kecil dalam dokumen dapat menyebabkan pembayaran tertunda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Biaya Bank<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembukaan dan pengelolaan L\/C biasanya dikenakan biaya tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Membutuhkan Pemahaman Prosedur<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan perlu memahami syarat dan alur L\/C agar transaksi berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, penting bagi bisnis untuk bekerja sama dengan bank atau partner keuangan yang berpengalaman.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Letter of Credit dan Digitalisasi Transaksi Bisnis<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di era digital, bisnis tidak hanya membutuhkan keamanan dalam transaksi internasional, tetapi juga efisiensi dalam transaksi harian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika letter of credit membantu melindungi pembayaran ekspor-impor, maka sistem pembayaran digital seperti QRIS dan <em>payment gateway<\/em> membantu mempercepat transaksi operasional bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keduanya memiliki tujuan yang sama: memastikan transaksi berjalan lebih aman, tertata, dan profesional.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Solusi QRIS dan Payment Gateway dari OttoDigital<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">OttoDigital membantu bisnis mengelola pembayaran digital secara lebih mudah, aman, dan terintegrasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui solusi QRIS dan <em>payment gateway<\/em>, bisnis dapat:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menerima berbagai metode pembayaran digital<\/li>\n\n\n\n<li>Memantau transaksi secara real-time<\/li>\n\n\n\n<li>Mengurangi proses pembayaran manual<\/li>\n\n\n\n<li>Mempermudah rekonsiliasi<\/li>\n\n\n\n<li>Meningkatkan pengalaman pelanggan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk bisnis manufaktur, retail, distributor, hingga layanan B2B, sistem pembayaran yang efisien dapat membantu operasional berjalan lebih cepat dan terukur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Letter of credit adalah instrumen pembayaran yang membantu memberikan keamanan dan kepastian dalam transaksi perdagangan internasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi bisnis manufaktur, L\/C dapat menjadi solusi untuk mengurangi risiko ekspor-impor, menjaga hubungan dengan supplier, dan memastikan pembayaran berjalan sesuai kesepakatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, selain transaksi internasional, bisnis juga perlu mengoptimalkan transaksi harian agar lebih efisien.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan solusi <a href=\"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/payment\/qris\/?utm_source=website_organik&#038;utm_medium=articles&#038;utm_campaign=seo\">QRIS<\/a> dan <a href=\"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/payment\/?utm_source=website_organik&#038;utm_medium=articles&#038;utm_campaign=seo\"><em>payment gateway<\/em><\/a> dari OttoDigital, bisnis dapat membangun sistem pembayaran digital yang lebih modern, aman, dan terintegrasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saatnya kelola transaksi bisnis dengan lebih profesional bersama OttoDigital.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia perdagangan internasional, kepercayaan adalah hal yang sangat penting. Pembeli ingin memastikan barang dikirim sesuai pesanan, sementara penjual ingin mendapatkan kepastian pembayaran setelah memenuhi kewajibannya. Masalahnya, transaksi lintas negara memiliki risiko yang lebih kompleks. Ada perbedaan regulasi, mata uang, bahasa, jarak, hingga kondisi ekonomi masing-masing negara. Karena itu, pelaku bisnis membutuhkan instrumen pembayaran yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17983,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[30,31,212],"class_list":["post-17981","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-ottodigital-id","tag-payment-gateway-id","tag-qris-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17981","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17981"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17981\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17983"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17981"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17981"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17981"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}