{"id":15930,"date":"2026-04-13T11:00:00","date_gmt":"2026-04-13T04:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/ottodigital.id\/?p=15930"},"modified":"2026-04-13T11:00:00","modified_gmt":"2026-04-13T04:00:00","slug":"motivasi-intrinsik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/motivasi-intrinsik\/","title":{"rendered":"Motivasi Intrinsik: Pengertian, Contoh, dan Perannya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Dilansir <\/strong><a href=\"https:\/\/www.verywellmind.com\/what-is-intrinsic-motivation-2795385\" rel=\"noopener\"><strong>VerywellMind<\/strong><\/a><strong>, motivasi intrinsik<\/strong> adalah dorongan dari dalam diri seseorang untuk melakukan sesuatu karena rasa puas, senang, atau tertarik pada aktivitas tersebut\u2014bukan karena hadiah atau tekanan dari luar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sederhananya, seseorang yang memiliki motivasi intrinsik melakukan sesuatu <strong>karena ingin<\/strong>, bukan karena <strong>harus<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam konteks bisnis dan <em>customer loyalty<\/em>, motivasi intrinsik menjadi faktor penting karena pelanggan yang memiliki keterikatan emosional dengan brand biasanya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Lebih loyal<\/li>\n\n\n\n<li>Lebih sering bertransaksi<\/li>\n\n\n\n<li>Lebih percaya pada brand<\/li>\n\n\n\n<li>Lebih bersedia merekomendasikan produk kepada orang lain<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inilah alasan mengapa brand modern tidak hanya fokus pada promo, tetapi juga membangun pengalaman pelanggan yang bermakna.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perbedaan Motivasi Intrinsik dan Motivasi Ekstrinsik<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memahami motivasi intrinsik secara utuh, penting juga mengetahui perbedaannya dengan motivasi ekstrinsik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Motivasi Intrinsik (<\/strong><strong><em>Intrinsic Motivation<\/em><\/strong><strong>)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Motivasi yang muncul dari dalam diri karena aktivitas itu sendiri memberikan kepuasan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pelanggan menggunakan aplikasi karena mudah dan nyaman<\/li>\n\n\n\n<li>Seseorang belajar skill baru karena merasa tertantang<\/li>\n\n\n\n<li>Pelanggan tetap menggunakan layanan karena merasa dihargai<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Motivasi ini biasanya bertahan lebih lama karena tidak bergantung pada hadiah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Motivasi Ekstrinsik (<\/strong><strong><em>Extrinsic Motivation<\/em><\/strong><strong>)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Motivasi yang muncul karena adanya faktor eksternal, seperti hadiah atau hukuman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pelanggan bertransaksi karena ada diskon<\/li>\n\n\n\n<li>Mengikuti program karena ingin mendapatkan hadiah<\/li>\n\n\n\n<li>Menggunakan layanan karena promo sementara<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Motivasi ekstrinsik efektif untuk menarik perhatian awal, tetapi motivasi intrinsik yang menjaga loyalitas jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Motivasi Intrinsik Bekerja?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Motivasi intrinsik muncul ketika seseorang merasa bahwa aktivitas yang dilakukan memberikan nilai pribadi. Biasanya, motivasi ini dipengaruhi oleh tiga elemen utama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. <\/strong><strong><em>Autonomy<\/em><\/strong><strong> (Kebebasan Memilih)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Orang cenderung lebih termotivasi ketika memiliki kendali atas pilihan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam konteks pelanggan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Memilih metode pembayaran favorit<\/li>\n\n\n\n<li>Menentukan cara menggunakan <a href=\"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/artikel\/bagaimana-cara-kerja-loyalty-point\/\">loyalty point<\/a><\/li>\n\n\n\n<li>Memilih promo yang paling relevan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebebasan ini meningkatkan rasa memiliki terhadap pengalaman yang mereka jalani.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. <\/strong><strong><em>Mastery<\/em><\/strong><strong> (Keinginan untuk Berkembang)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Motivasi meningkat ketika seseorang merasa kemampuan mereka berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam dunia digital, ini bisa terjadi ketika:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pelanggan memahami fitur aplikasi dengan mudah<\/li>\n\n\n\n<li>Pelanggan merasa semakin terbiasa menggunakan sistem<\/li>\n\n\n\n<li>Pelanggan melihat progres dari aktivitas mereka<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perasaan berkembang menciptakan rasa puas yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. <\/strong><strong><em>Purpose<\/em><\/strong><strong> (Makna dan Tujuan)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Orang akan lebih termotivasi ketika merasa bahwa apa yang mereka lakukan memiliki makna.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam bisnis, ini bisa diwujudkan melalui:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Program loyalitas yang memberikan nilai nyata<\/li>\n\n\n\n<li>Brand yang memiliki misi jelas<\/li>\n\n\n\n<li>Pengalaman pelanggan yang terasa personal<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika pelanggan merasa dihargai, mereka lebih cenderung tetap setia.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh Motivasi Intrinsik dalam Kehidupan Sehari-hari<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Motivasi intrinsik sebenarnya sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari tanpa kita sadari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa contohnya antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Membaca buku karena merasa tertarik pada topik tertentu<\/li>\n\n\n\n<li>Berolahraga karena merasa senang melakukannya<\/li>\n\n\n\n<li>Menggunakan aplikasi tertentu karena nyaman dan mudah<\/li>\n\n\n\n<li>Mengikuti program loyalitas karena merasa menyenangkan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam dunia bisnis digital, pengalaman positif adalah pemicu utama motivasi intrinsik pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Peran Motivasi Intrinsik dalam Customer Loyalty<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Motivasi intrinsik memiliki peran besar dalam membangun hubungan jangka panjang antara brand dan pelanggan. Tidak hanya membuat pelanggan datang kembali, tetapi juga membuat mereka merasa terhubung dengan brand.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Meningkatkan Loyalitas Jangka Panjang<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelanggan yang merasa puas secara emosional biasanya tidak mudah berpindah ke kompetitor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka tetap bertahan karena:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Merasa nyaman<\/li>\n\n\n\n<li>Merasa dipercaya<\/li>\n\n\n\n<li>Merasa dihargai<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini menjadi fondasi utama dalam membangun <em>customer loyalty<\/em> yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Meningkatkan Keterlibatan Pelanggan (<\/strong><strong><em>Customer Engagement<\/em><\/strong><strong>)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Motivasi intrinsik mendorong pelanggan untuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Lebih aktif berinteraksi<\/li>\n\n\n\n<li>Lebih sering menggunakan layanan<\/li>\n\n\n\n<li>Lebih terbuka mencoba fitur baru<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semakin tinggi <em>engagement<\/em>, semakin tinggi pula loyalitas pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mendorong Kreativitas dan Inovasi Pengalaman<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika pelanggan merasa tertarik secara alami, mereka cenderung:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Memberikan <em>feedback<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Mengusulkan ide baru<\/li>\n\n\n\n<li>Terlibat dalam pengembangan layanan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini membantu bisnis menciptakan inovasi yang lebih relevan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Intrinsik<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"427\" src=\"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/motivasi-intrinsik-adalah-2.png\" alt=\"motivasi intrinsik adalah\" class=\"wp-image-15931\" srcset=\"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/motivasi-intrinsik-adalah-2.png 640w, https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/motivasi-intrinsik-adalah-2-300x200.png 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Motivasi intrinsik tidak muncul begitu saja. Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tantangan yang Tepat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Orang lebih termotivasi ketika menghadapi tantangan yang tidak terlalu mudah, tetapi juga tidak terlalu sulit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam konteks bisnis:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Program loyalitas dengan level atau tier<\/li>\n\n\n\n<li>Target poin yang realistis<\/li>\n\n\n\n<li>Hadiah yang terasa layak dicapai<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tantangan seperti ini menciptakan rasa pencapaian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Rasa Kendali (<\/strong><strong><em>Sense of Control<\/em><\/strong><strong>)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelanggan ingin merasa memiliki kendali atas pengalaman mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Memilih reward yang diinginkan<\/li>\n\n\n\n<li>Mengatur preferensi komunikasi<\/li>\n\n\n\n<li>Menggunakan fitur sesuai kebutuhan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rasa kendali meningkatkan kepuasan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Rasa Ingin Tahu (<\/strong><strong><em>Curiosity<\/em><\/strong><strong>)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal baru dapat meningkatkan motivasi intrinsik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Fitur baru dalam aplikasi<\/li>\n\n\n\n<li>Program <a href=\"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/artikel\/cara-kasih-promo\/\">promo<\/a> yang berbeda<\/li>\n\n\n\n<li>Pengalaman interaktif<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal-hal ini menjaga pelanggan tetap tertarik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengakuan (<\/strong><strong><em>Recognition<\/em><\/strong><strong>)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengakuan atas pencapaian juga meningkatkan motivasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Status member eksklusif<\/li>\n\n\n\n<li>Badge atau level loyalitas<\/li>\n\n\n\n<li>Notifikasi pencapaian pelanggan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengakuan membuat pelanggan merasa dihargai.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tantangan dalam Mengelola Motivasi Intrinsik<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun penting, motivasi intrinsik juga memiliki tantangan. Salah satu fenomena yang perlu diperhatikan adalah <strong>overjustification effect<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Risiko Terlalu Banyak Hadiah Eksternal<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memberikan terlalu banyak hadiah eksternal dapat menurunkan motivasi intrinsik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika pelanggan awalnya menggunakan layanan karena nyaman, lalu terlalu sering diberi insentif, mereka mungkin hanya fokus pada hadiah bukan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibatnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Loyalitas menjadi rapuh<\/li>\n\n\n\n<li>Pelanggan hanya aktif saat promo<\/li>\n\n\n\n<li>Engagement menurun saat promo berhenti<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, keseimbangan antara pengalaman dan reward sangat penting.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Meningkatkan Motivasi Intrinsik dalam Loyalty Program<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi bisnis, membangun motivasi intrinsik pelanggan bukan hal yang mustahil. Dengan strategi yang tepat, program loyalitas dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan, bukan sekadar promosi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bangun Pengalaman yang Menyenangkan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengalaman yang positif menciptakan kepuasan alami.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Proses transaksi yang cepat<\/li>\n\n\n\n<li>Tampilan aplikasi yang intuitif<\/li>\n\n\n\n<li>Reward yang mudah digunakan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudahan adalah kunci motivasi intrinsik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Berikan Reward yang Relevan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Reward yang relevan terasa lebih bermakna.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Cashback untuk kebutuhan harian<\/li>\n\n\n\n<li>Voucher sesuai kebiasaan pelanggan<\/li>\n\n\n\n<li>Reward personal berdasarkan perilaku transaksi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendekatan personal meningkatkan rasa keterhubungan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Gunakan Sistem yang Transparan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelanggan ingin memahami bagaimana reward bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pastikan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Informasi jelas<\/li>\n\n\n\n<li>Poin mudah dilacak<\/li>\n\n\n\n<li>Reward mudah ditukarkan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Transparansi meningkatkan kepercayaan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bangun Motivasi dan Loyalitas Pelanggan Bersama Loyalty Program OttoDigital<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Membangun motivasi intrinsik pelanggan membutuhkan pengalaman yang konsisten dan sistem yang mendukung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui solusi <a href=\"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/loyalty\/?utm_source=website_organik&#038;utm_medium=articles&#038;utm_campaign=seo\"><strong>Loyalty Program<\/strong><\/a><strong> dari OttoDigital<\/strong>, bisnis dapat:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Membangun program poin, <em>cashback<\/em>, dan reward yang fleksibel<\/li>\n\n\n\n<li>Meningkatkan keterlibatan pelanggan secara berkelanjutan<\/li>\n\n\n\n<li>Mengelola data pelanggan dalam satu platform terintegrasi<\/li>\n\n\n\n<li>Menciptakan pengalaman yang personal dan relevan<\/li>\n\n\n\n<li>Memantau performa loyalitas secara <em>real-time<\/em><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan strategi yang tepat dan teknologi yang mendukung, motivasi pelanggan tidak hanya menjadi dorongan sesaat, tetapi berubah menjadi <strong>loyalitas jangka panjang yang berdampak langsung pada pertumbuhan bisnis<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Mulai bangun pengalaman pelanggan yang lebih bermakna bersama Loyalty Program OttoDigital, dan ubah interaksi menjadi loyalitas yang berkelanjutan.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dilansir VerywellMind, motivasi intrinsik adalah dorongan dari dalam diri seseorang untuk melakukan sesuatu karena rasa puas, senang, atau tertarik pada aktivitas tersebut\u2014bukan karena hadiah atau tekanan dari luar. Sederhananya, seseorang yang memiliki motivasi intrinsik melakukan sesuatu karena ingin, bukan karena harus. Dalam konteks bisnis dan customer loyalty, motivasi intrinsik menjadi faktor penting karena pelanggan yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15932,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[192,30],"class_list":["post-15930","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-loyalty-program-id","tag-ottodigital-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15930","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15930"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15930\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15932"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15930"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15930"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ottodigital.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15930"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}